Kepala Disnaker Bintan Indra Hidayat

BINTAN,SIJORITODAY.com – – Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Bintan mengungkapkan adanya 2 hingga 3 perusahaan dikawasan Lobam yang tetap operasional pada peringatan Mayday, hari ini Jum’at (1/5).

Meski begitu, para buruh yang tetap bekerja pada peringatan Mayday atau hari buruh se-dunia hari ini wajib mendapatkan upah lembur.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bintan Indra Hidayat menerangkan, dari sisi aturan tidak ada larangan perusahaan untuk memperkerjakan buruhnya pada hari ini. Asalkan dengan catatan.

“Asal perusahaan membayar hak karyawan sesuai aturan yaitu dibayar upah lembur hari libur,” ungkap Indra.

Ia mengatakan, peringatan Mayday menjadi hari libur nasional. Sehingga, perusahaan yang memperkerjakan karyawan/buruhnya wajib membayar upah dengan lembur.

“Jika perusahaan memerlukan karyawan bekerja dalam rangka memberikan pelayanan atau mengejar target maka perusahaan wajib membayarkan lembur,” tegasnya lagi.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Konsulat Cabang (KC) FSPMI Bintan Andi Sihaholo menyanyangkan sikap Disnaker Bintan terkait adanya perusahaan di Lobam yang operasional pada peringatan Mayday.

“Hal ini yang sangat kita sesalkan dari pihak Disnaker memberikan anjuran ini (tetap operasional). Disinilah kita dapat melihat bahwa pemerintah tidak pernah memikirkan buruh hanya selalu pro pengusaha,” ungkap Andi.

Ini bukan sekedar tuduhan biasa, sebab dirinya sudah mengkonfirmasi kepada perusahaan yang masih operasional di hari ini. Ironisnya, pihak Disnaker juga memberikan restu terkait hal tersebut.

“Perusahaan German yang ada dikawasan Lobam yang pastinya operasional pada saat Mayday hari ini,” ungkap Andi. (Btn)

Editor : Akok

 

1 KOMENTAR

  1. Jangankan sekelas buruh pabrik, butuh outsourcing pertamina uban aja kerja tanggal merah tidak dihitung lembur,,, alasannya peraturan perusahaan,, coba di kroscek banyak subcontractor nakal yang berani begitu,,,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here