BINTAN,SIJORITODAY.com – – Hari ini, Pemkab Bintan serentak menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) untuk masyarakat terdampak COVID-19.

Bantuan sebesar Rp 1,2 juta/KK itu disalurkan langsung kerumah-rumah warga melalui perangkat Rt. Namun, siapa menyangka kegaduhan juga muncul ditengah masyarakat.

Ternyata banyak juga masyarakat yang belum menerima bantuan sosial tersebut. Sebab, beberapa hal menghambat pendistribusian BLT nya.

Menyikapi kegaduhan ditengah masyarakat, Plt Camat Toapaya Nepy Purwanto mencoba memberikan penjelasan agar masyarakat memahami situasi dan kondisi yang dihadapi pemerintah.

Mantan Lurah Toapaya Asri itu mengatakan, beberapa desa/kelurahan memang terhambat masalah uang yang tak memadai di bank-bank penyedia. Sehingga, pencairannya terjadwal dan menyebabkan beberapa daerah lambat menerima BLT.

Semisal di Kelurahan Toapaya Asri, Desa Toapaya Selatan, Desa Malang Rapat, Kelurahan Kawal, terpaksa harus menunggu pengambilan dana dari Bank BCA sebagai penyedia uangnya.

“Sebenarnya tidak hanya desa-desa belum siap untuk pencairan jadi ditunda,” katanya, Jum’at (8/5).

Namun begitu, Ia berharap awal pekan nanti dana tersebut bisa dicairkan, sehingga masyarakat bisa merasakan bantuan pemerintah ditengah pandemi COVID-19.

“Khusus Desa Toapaya Induk warganya bisa tercover dengan dana desa namun dananya belum bisa dicairkan karena perdes dan kelengkapan lainnya desa belum siap,” timpalnya.

Sebelumnya, Pemkab sore tadi menyalurkan BLT untuk warga terdampak. Bupati Bintan Apri Sujadi secara simbolis menyerahkan BLT kepada warga di Kampung Sungai Datuk Kijang ditemani unsur FKPD Bintan.

Penyaluran melibatkan Rt/Rw yang menyerahlan langsung ke rumah-rumah warga.

“Hari ini mulai didistribusikan melalui perangkat Rt/Rw setempat disetiap Kecamatan secara door to door. Jajaran FKPD juga ikut turut serta turun menyerahkan bantuan ini,”ujar Apri.

Ia meminta para Rt dan Rw dapat menempelkan data nama-nama yang mendapat bansos tertera di rumah-rumah. Dengan begitu, penyaluran bansos COVID-19 lebih transparan.

Ia mengatakan, bantuan yang dikucurkan ini dilakukan bertahap.

“Tahap pertama akan didistribusikan kepada warga senilai Rp 1,2 juta/KK. Tahap selanjutnya Rp 600 ribu. Jadi kalau ditotal masyarakat akan menerima sebesar Rp 1,8 juta,” sebutnya.

Pemkab Bintan menyalurkan bantuan dengan 3 kriteria di tahap pertama ; ada 19.396 KK menerima bantuan senilai Rp 1,2 juta dari APBD Bintan, dan 7.401 KK menerima Rp 1,2 juta dari APBDes serta 4.679 KK penerima PKH menerima Rp 800 ribu. (Btn)

Editor : Akok

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here