TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com– Kepolisian Resor Tanjungpinang mengungkap kasus pembunuhan Miske Tan yang jasadnya ditemukan di perairan Pantai Impian pada Jumat (15/05) kemarin.

Menurut Kapolres Tanjungpinang Muhammad Iqbal tepat pada hari jumat, diawali laporan warga terkait penemuan mayat yg terapung di belakang hotel BBR.

“Dan betul pada saat kita temukan bahwa itu mayat manusia yg berjenis kelamin perempuan,” kata Kapolres, Sabtu (16/05) saat konferensi Pers di Mapolres Tanjungpinang.

Lanjut Kapolres mengungkapkan korban asal Dabo Singkep, seorang janda yang sudah bercerai dengan suaminya.

Sedangkan pelaku berinsial SAS (42) laki-laki warga Kijang Lama, Tanjungpinang yang berprofesi pekerja swasta.

Motif pembunuhan ini, sambung Kapolres, berawal dari korban menawarkan SAS untuk melakukan kencan yang akhirnya menyepakati dengan tarif Rp. 200.000.

SAS kemudian membawa korban ke warung, kemudian keduanya dalam pengaruh minuman alkohol, setelah mabuk korban menolak berhubungan badan dan terjadilah keributan, pada saat itu juga si korban mengambil uang Rp.900 ribu dari tas warna hitam lalu di kejar, si korban melawan dan mencakar pelaku di kelopak mata.

“Si tersangka memukul kurang lebih 5 pukulan dengan menggunakan Palu, luka yang mematahkan tulang tengkorak. Si tersangka sebelum korban sekarat di lemparkan ke laut, korban tenggelam di laut,” ungkap Kapolres.

Kapolres menambahkan, tersangka mengakui perbuatannya, atas perbuatannya tersebut SAS dikenakan Pasal 340 KUHP dan atau 338 KUHP dan atau 351 KHUP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun.

Penulis: Ilham
Editor: Taufik. K

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here