Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Mamat. F-Ilham

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com– Menjelang Idul Fitri 1441 Hijriyah, pasokkan air pada Waduk Gesek yang berada di Kabupaten Bintan dan Tanjungpinang saat ini masih aman dengan ketinggian 1,72 cm.

Hal ini dikatakan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kepri Mamat, Kamis (21/5/20).

“Kondisi waduk sei gesek Insyaallah aman menjelang idul Fitri ketinggian air 1,72 cm,” kata Mamat.

Mamat juga mengatakan rencana normalisasi waduk akan ada dilaksanakan tahun ini yang akan dilaksanakan oleh Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) 4.

Sebelumnya, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Riau Lis Darmansyah mengatakan normalisasi waduk yang dibangun pada tahun 2012 – 2013 ini harus segera dilakukan. Hal tersebut dijelaskannya sebagai upaya antisipasi atau pencegahan terjadinya krisis air di Kota Tanjungpinang.

“Selain normalisasi, harus juga dilakukan penjagaan agar tidak sembarangan orang bisa masuk karena waduk ini merupakan objek vital yang memenuhi kebutuhan air bersih orang banyak,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut saat melakukan peninjauan lapangan di Waduk Gesek, Senin (11/5/2020).

Selain itu pemeliharaan juga sangat diperlukan mengingat kualitas air baku yang dihasilkan Waduk Gesek yang saat ini memiliki luas mencapai 20 hektar ini perlu di jaga karena merupakan sumber air yang dikonsumsi oleh masyarakat. Pemeliharaan dan normalisasi dijelaskannya bisa berbentuk perluasan wilayah waduk.

“Perluasan waduk ini dimaksudkan untuk menambah tampungan air waduk karena kebutuhan akan air bersih semakin bertambah seiring bertambahnya penduduk,” ungkapnya.

Lis mengatakan ada beberapa faktor yang menyebabkan pendangkalan di waduk Gesek yaitu tanah di hulu sungai ikut terbawa arus air akibat kurang lebatnya pohon dan tumbuhan di hulu sungai.

“Selain itu tumbuhnya tanaman air yang lebat di dasar waduk yang membuat waduk di gesek semakin dangkal,” imbuhnya.

Penulis : Ilham
Editor: Taufik

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here