Plt Wali Kota Tanjungpinang, Rahma

‌TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – – Pemerintah Provinsi Kepri menyurati Pemko Tanjungpinang ikhwal upaya percepatan penanganan COVID-19 dalam menghadapi libur Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441, Kamis (21/05).

Hijriah yang diperkirakan akan terjadi peningkatan pergerakan orang dan barang yang cukup besar yang berpotensi meningkatkan risiko penularan
wabah COVID-19.

Dalam surat tersebut dengan Nomor 47/SET-GTC19/V/2020, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Isdianto meminta Plt. Walikota Tanjungpinang selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Tanjungpinang agar dapat mengintensifkan hal-hal sebagai berikut.

Antara lain, Pelaksanaan Social Distancing, Physical Distancing, dan Mobility Reductions terus dilakukan secara massif yang disertai dengan penerapan sanksi.

Mewajibkan penggunaan masker bagi masyarakat umum bila melakukan aktifitas diluar rumah antara lain dan tidak terbatas pada pasar tradisional, pasar modern, pusat perbelanjaan, area pertokoan,
bazaar Ramadhan, bandara dan pelabuhan.

Pemantauan OTG, ODP, dan PDP sampai dengan selesai masa inkubasi dilakukan oleh tenaga Kesehatan dan dibantu oleh Lurah dan RT/RW di wilayah kerja terkait.

Mendorong Camat, Lurah dan RT/RW melakukan pemantauan pemenuhan kebutuhan warga yang melakukan isolasi mandiri.

Intervensi pencegahan penularan COVID-19 di tempat umum dengan cara desinfeksi terhadap sarana dan prasarana umum dan penerapan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 di area publik.

Menerapkan secara ketat Protokol Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Pintu Masuk bandara dan pelabuhan.

Menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

Sementara itu, terkait pelaksanaan ibadah selama bulan Ramadan dan Idul FItri tetap mengacu kepada Surat Edaran Menteri Agama RI Nomor: SE. 6 Tahun 2020 Tentang Panduan lbadah Ramadhan dan ldul Fitri 1 Syawal 1441 H di Tengah Pandemi COVID-19 Tanggal 6 April 2020, Fatwa Majelis Ulama.

Indonesia Nomor: 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan lbadah Dalam Situasi Terjadi Wabah COVID-19 tanggal 16 Maret 2020.

Intervensi pencegahan penularan COVID-19 di tempat umum dengan cara desinfeksi terhadap sarana dan prasarana umum dan penerapan
protokol pencegahan penyebaran COVID-19 di area publik.

(Mn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here