TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Plt Walikota Tanjungpinang Hj Rahma bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tanjungpinang mengadakan rapat di Balai Pertemuan Walikota Tanjungpinang, Senggarang, Selasa (16/6/20).

Berdasarkan data BI dan BPS, inflasi Kota Tanjungpinang cenderung rendah, untuk bulan Mei 2020 inflasi daerah di Kota Tanjungpinang hanya mencapai 0.01 persen

Rahma dalam arahannya mengatakan Pemerintah Kota Tanjungpinang bersama instansi terkait akan melakukan persiapan untuk mensiasati bagaimana cara membangkitkan perekonomian Tanjungpinang.

“Semenjak terjadinya pandemi Covid-19 masyarakat yang tidak terdampak hanya sekitar 30% (PNS, TNI, POLRI dan Pensiunan), selebihnya merupakan masyarakat terdampak. Kota Tanjungpinang merupakan terbaik 1 sesumatera dalam pengendalian inflasi daerah, semoga bisa selalu dipertahankan.” kata Rahma.

Sementara, Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil mengatakan Perihal kelegalan dan kesehatan daging impor sudah di periksa kesehatannya.

“Daging yang masuk ke Kota Tanjungpinang merupakan daging eks impor yang didatangkan dari Jakarta yang sudah diperiksa kesehatannya,” kata Ali.

Lanjut, Ali Jamil dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Tanjungpinang, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memiliki program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dan diversifikasi pangan.

“Untuk menggairahkan masyarakat dalam menerapkan urban farming agar dapat berlangsung secara berkelanjutan, kami usulkan untuk dapat dibuat perlombaan urban farming antar kelurahan,” ujarnya.

Sambungnya, Ali Jamil sangat mengapresiasi adanya program dari Pemko Tanjungpinang tentang Gerai Tani.

“Kementan juga mempunyai program serupa yaitu Toko Tani Indonesia yang sedang dalam proses pembukaan untuk Kepulauan Riau dan semoga bisa segera hadir di Kota Tanjungpinang.” tutupnya.

Penulis : Ilham
Editor: Taufik. K

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here