TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com — — Puluhan Mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonsia (GMNI) Tanjungpinang-Bintan melakukan Aksi terkait sistem pendidikan ditengah pandemi Covid 19, Aksi yang dilakukan di depan kantor Gubernur Kepri ini berjalan dengan tertib, dengan mematuhi protokol kesehatan dan dilengkapi dengan surat kesehatan.

Dalam aksi tersebut GMNI menyatakan sikap agar pemerintah Provinsi Kepri agar segera meresolusi kebijakan sistem pendidikan ditengah pandemi covid-19.

Hal ini disampaikan oleh koordinator lapangan Dedi Irwansyah yang menyatakan aksi kali ini mengenai pendidikan di Kepri.

“Oleh sebab itu kami dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia, menyatakan sikap mendesak Pemerintah Daerah Provinsi kepri agar meresolusi kebijakan sistem pendidikan di masa pandemi Covid-19 dan menyampaikan tuntukan kami,” katanya, Kamis (18/06).

Dalam hal ini korlap menambahkan Menurutnya, Muhammad Dali telah memberikan respon atas dua tuntutan yang dilayangkan pada aksi tersebut.

“Poin pertama dan kedua langsung direspon. Untuk poin pertama, Disdik Kepri mengatakan bahwa tetap tidak melaksanakan sekolah tatap muka meskipun sudah dinyatakan sebagai zona hijau. Hal itu untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk. Sedangkan untuk poin kedua, disampaikan bahwa akan ada pendataan terkait wilayah yang belum terfasilitasi jaringan dan lain-lain untuk menunjang selama belajar daring atau online,” tutup Dedi.

Adapun tuntutan yang dimaksud ialah sebagai berikut:
1. Menuntut Kemendikbud agar mengevaluasi kembali kebijakan tatap muka di zona hijau.
2. Menuntut Disdik Kepri agar melakukan pemerataan fasilitas pendidikan pada daerah pesisir di Provinsi Kepri.
3. Menuntut Kemkominfo untuk segera memberikan fasilitas terhadap daerah-daerah yang masih belum memiliki jaringan.
4. Menuntut agar Diskominfo melakukan pemerataan sistem pendukung pendidikan (jaringan internet) di 7 Kab/Kota, upaya untuk efektifitas pembelajaran di wilayah pesisir Kepulauan Riau.

Penulis : Ilham

Editor : Taufik.K

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here