KARIMUN, SIJORITODAY.com– Aliansi Peduli Karimun, propinsi Kepulauan Riau ( Kepri ) menilai kegiatan penimbunan di area galangan kapal milik Grece Rich Marine minim pengawasan dari pihak Instansi terkait.

Hal ini diungkapkan Ketua Koordinator Aliasansi Peduli Karimun ( APK ) Djufri Al Djaelani melalui pesan singkat Whatsapp, Senin ( 22/6/2020 ) petang.

Djufri mengatakan, lalu lalang truk truk pengangkut tanah urug tersebut dapat mengganggu kenyamanan bagi warga.

“Truk truk pengangkut tanah urug yang melebihi muatan tanpa menggunakan penutup terpal, material tanah yang diangkut akan jatuh dan tercecer dijalanan. Hal ini dapat menimbulkan polusi, jalan akan berdebu jika panas dan jalan becek jika hujan. Dan juga dapat mengakibatkan jalan rusak dan berlubang,” ebut Ketua Tim Koordinator APK.

Ia menyebutkan, lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh pihak instansi terkait terhadap kegiatan penimbunan ini juga berdampak pada restribusi daerah pada sektor tambang galian C.
“Jika dilakukan pengawasanan secara ketat hal ini dapat menambah pemasukan PAD buat daerah. Coba bayangkan, sudah ada ribuan truk/lori dalam kegiatan penimbunan dilokasi yang rencananya akan dibuat galangan kapal tersebut,” bebernya.

Dan Ia menduga ada permainan dalam kegiatan penimbunan tersebut hingga terjadi minimnya pengawasan.

“Kita menduga ada oknum yang bermain dan akan kita ungkap itu nanti dalam laporan yang kita buat,” ujar Al Djaelani geram.

Demi kemajuan wilayah Kabupaten Karimun kedepan, Pihaknya sangat mendukung investasi di Kabupaten Karimun Bumi Berazam.

Namun investasi yang beradab, taati aturan dan peraturan sesuai dengan undang undang.

“Kita mau nvestasi yang beradap, bukan investasi yang seperti boom waktu,” ungkapnya.

Terkhir Ketua Koordinator APK yang juga sebagai tokoh pemuda Meral ini meminta kepada pihak pihak instansi yang terkait seperti, Dinas Perhubungan dan Badan Pendapatn Daerah Kabupaten Karimun serta instansi terkait launnya agar melaksanakan pengawasan dengan ketat.

Pihaknya juga akan membuat laporan kepada Bupati Karimun dan DPRD Karimun.

“Dengan bukti yang ada, kita akan buat pengaduan ke Bupati Karimun dan juga DPRD Karimun,” pungkasnya.

Penulis: Sunar
Editor: Taufik. K

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here