TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com– Forum Mahasiswa Pemerhati Kebijakan (FMPK) melakukan aksi demontrasi di depan kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Selasa (7/07/2020).

Aksi yang di lakukan ini terkait dengan mark up pengadaan laptop tahun anggaran 2019 di Dinas Pendidikan Provinsi Kepri.

Koordinator aksi Ramadhani menyebut ada 5 tuntutan yang disampaikan, yakni mendesak Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepri untuk segera mengusut tuntas dugaan mark up pengadaan laptop tahun anggaran 2019 di Dinas Pendidikan Provinsi Kepri.

Selanjutnya, kata Ramadhani, meminta Badan Pemeriksa Keuangan dan Pihak Kejati untuk mengkroscek kebenaran dari jumlah laptop yang beredar di seluruh Provinsi Kepri sesuai dengan jumlah kapasitas dari pengadaan Laptop tahun anggaran 2019 di Disdik Kepri.

Selain itu, pihaknya juga mendorong lembaga penegakan hukum dalam Hal ini pihak Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk ikut andil memproses dugaan mark up pengadaan laptop di Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Tahun Anggaran 2019 dengan Nominal Rp 22.387.200.000.

Ramadhani menambahkan, mahasiswa juga mendesak DPRD Kepri untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap pengadaan Laptop yang telah di Anggarkan di Komisi IV yang di duga terdapat dugaan Mark UP dari proses pengadaan tersebut.

“Meminta kepada Badan Kepegawaian Daerah untuk memberikan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang terlibat apabila terbukti melakukan tindak pidana Korupsi,” pungkasnya

Penulis : Hairi
Editor: Taufik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here