Lokasi langganan banjir di Km 44 Lome Kecamatan Toapaya, Rabu (8/7). Foto Btn

BINTAN,SIJORITODAY.com – – Sudah bertahun-tahun, jalan di Km 44 Lome menjadi langganan banjir. Mirisnya, sampai detik ini tak ada satupun instansi yang peduli.

Kawasan yang tak begitu ramai dilalui pengendara sejak dibukanya akses baru Jalur Lintas Barat, kini hanya menjadi aset yang tak dipedulikan lagi.

Warga terutama yang tinggal disekitar lokasi banjir menaruh harapan kepada pemerintah agar segera memperbaiki kondisi banjir didaerah tersebut.

“Kalau musim hujan seperti Desember gitu, banjirnya bisa segini (menunjukkan tinggi lutut kakinya). Ini hujan semalam sebentar saja banjirnya sampai sekarang,” ungkap Yakobus (33), warga disekitar lokasi banjir.

Seingatnya, jalan yang menjadi langganan banjir sejak beberapa tahun silam itu tak pernah diperbaiki sekalipun. Ia menuturkan, banjir disebabkan saluran parit yang sudah tersumbat permanen.

“Jadi kalau hujan sebentar pun, pasti banjir dan bisa kering sekitar 3 hingga 4 hari nanti,” ujarnya.

Yakobus berharap, pemerintah memperhatikan kondisi tersebut. Agar kedepannya, tidak ada lagi banjir. Tak hanya pengendara, dirinya juga merasa dirugikan dengan banjir tersebut.

“Lahan dibelakang jadi rawa, gak bisa ditanami apapun karena basah dan tergenang air akibat tidak ada saluran,” harapnya. (Btn)

 

Editor : Redaksi

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here