TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com — —Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Arif Fadillah menegaskan bahwa pasien terkonfirmasi positif Covid-19 Tn. DPS (28) tidak ikut dalam rombongan pelantikan gubernur yang masuk ke dalam Istana Negara. Mereka yang masuk ke dalam Istana Negara adalah orang-orang yang sudah melakukan swab test.

“Sample swabnya pun diambil di Jakarta. Kalau membawa swab dari daerah tidak berlaku, harus diulang swab di Jakarta,” kata Arif di Dompak, Tanjungpinang, Kamis (30/7).

Arif menceritakan, sejak vicon tentang pelantikan Gubernur Kepri di Istana Negara, sudah ditegaskan dilakukan dengan protokol kesehatan dan yang masuk sangat terbatas.

Rombongan yang diperkenankan masuk harus datang lebih cepat untuk di swab di Jakarta.

Karena itu, pada Minggu (26/7) pagi, Gubernur H Isdianto, Wakil Ketua DPRD Kepri Raden Hari Tjahjono, Arif sendiri sudah melakukan swab. Selain itu keluarga yang mendampingi juga diambil sampel swabnya di Jakarta. Mereka adalah Budiharto, Heri Ardianto dan Ari. Plt Karo Humas Protokol dan Penghubung Zulkifli juga melakukan swab. Hasil swab kemudian diantar pada Minggu sore ke pihak Istana.

Pada hari pelantikan, sebelum masuk Istana Negara, pihak-pihak tersebut pun melakukan rapid test. Pada pagi Senin (27/7), Isdianto, Raden Hari, Arif serta keluarga inti melakukan Rapid di hotel tempat menginap.

Setelah itu sebelum masuk ke Istana Negara, mereka juga dirapid. Setelah hasil rapid non reaktif, baru semua itu diperkenankan masuk istana.

“Kita tiga kali rapid, sekali swab di Jakarta. Rapid untuk keberangkatan, dan dua kali Rapid pada hari Senin,” kata Arif.

Sementara itu, Pada hari ini, Kamis (30/07), diketahui bahwa Tn. DPS (28) ajudan Gubernur Kepri, berdasarkan test swab telah terkonfirmasi positif Covid-19, selanjutnya sesuai dengan prosedur tetap protokol kesehatan, akan dilakukan tracing kontak erat yaitu menelusuri siapa saja orang baik kolega, kerabat, keluarga yang pernah melakukan kontak erat dengan yang bersangkutan.

Tim tracing Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang saat ini sedang berkerja, termasuk tim laboratorium RSKI Galang.

Beberapa pejabat di lingkungan Pemprov Kepri yang diduga melakukan kontak erat dengan Tn. DPS telah melakukan tes swab di RSUD Raja Ahmad Thabib. Termasuk Bapak Gubernur tadi pagi juga sudah melakukan tes swab, Hasil test tersebut akan dapat kita ketahui dalam 1 atau 2 hari mendatang.

Sesuai dengan protokol kesehatan, maka saat ini kepada siapa saja yang melakukan kontak erat dengan yang bersangkutan maka disarankan untuk melapor kepada Dinkes Provinsi atau Dinkes Kota Tanjungpinang dan melakukan isolasi mandiri dirumah masing-masing sambil menunggu pelaksanaan tes.

Kondisi Tn. DPS saat ini dalam kondisi sehat atau OTG dan menjalani karantina di Rumah Singgah RSUD RAT.

Penulis : Ilham

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here