BATAM, SIJORITODAY.com – Putra Siregar pengusaha muda dan youtuber tersangkut persoalan hukum mencuri perhatian Anggota Komisi III DPRD Kepulauan Riau Suryani.

Suryani berharap negara bisa bijaksana dalam menyikapi persoalan hukum PS karena dia menilai PS memiliki potensi untuk bisa jadi mentor bagi anak-anak muda di Kepulauan Riau dalam konteks kreatifitas dan pengembangan bisnis diluar dari persoalan hukum yang menimpanya.

Hal ini diutarakannya kepada wartawan baru-baru ini. Menurutnya, Putra Siregar merupakan youtuber yang sudah mempopulerkan nama Batam, Kepulauan Riau dan bisa menjadi mentor untuk generasi milineal dalam membangun kerajaan bisnis dan kreatifitas.

“Saya melihat dalam kasus yang dihadapi PS saat ini seperti yang diberitakan media siber atau diskusi podcast, PS cukup kooperatif dan telah memberikan kontribusi besar pajak untuk negara sangat disayangkan kalau kemudian kreatifitasnya mati karena tersandung persoalan hukum, menurut hemat saya negara bisa membinanya dan memberdayakannya untuk menjadi mentor generasi milineal saat ini yang belum memanfaatkan dunia digital untuk bisnis sehingga banyak generasi milineal ke depan menjadi pencipta lapangan kerja,” kata Suryani.

Menurut Suryani, generasi milineal itu adalah generasi yang unik dan masa depan negara ada ditangannya. “Kasus PS jika hanya dilihat dari kacamata hukum dan tidak melihat sisi sosiologis dan psikologisnya tentu akan berdampak pada generasi milineal yang lainnya karena mereka khawatir untuk terjun di dunia bisnis karena ribet dan harus siap menanggung resiko hukum pula,” kata Suryani.

Ditambahkannya, inilah peluang bagi pemerintah daerah atau negara untuk kemudian mengembangkan SDM-SDM muda yang ada di Kepri. “PS menurut hemat saya perlu dibina dan dibimbing di kemudian harinya, persoalan hukum memang harus jalan karena negara ini adalah negara hukum tapi kita berharap negara bijak menyikapi kasus ini karena saya pikir banyak PS-PS muda lainnya di Kepri dan Indonesia yang siap bertumbuh dan berkembang jangan sampai gara-gara kasus ini banyak anak muda yang jadi takut berkreatifitas,” tutup Suryani. (Ris)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here