JAKARTA, SIJORITODAY.com – – Pesawat Sriwijaya Air SJY182 yang hilang kontak pada Sabtu (9/1) siang mengangkut total 62 orang, terdiri dari 50 penumpang dan 12 kru diduga jatuh di perairan Kepulauan Seribu.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam konfrensi di Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (9/1), menjelaskan, pesawat yang mengangkut 50 penumpang tersebut terdiri dari 40 dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi.

“Total penumpang 50 orang, bersama 12 kru yang terdiri dari 43 dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi,” ujar Menhub seperti dilansir CNN Indonesia.

Menhub menjelaskan bahwa memang benar telah hilang kontak atas pesawat rute Jakarta-Pontianak tersebut. Sejumlah tim telah dikerahkan, Budi memohon doa restu agar proses pencarian dan penyelamatan berjalan lancar.

“Tentu kami turut prihatin atas kejadian ini,” ujar Budi Karya.

Dalam kesempatan tersebut, Budi juga menjelaskan kronologi dan riwayat penerbangan pesawat. SJY 182, jelas Budi, take off pada pukul 14.36 WIB. Pesawat sempat diberikan izin untuk naik ke ketinggian 29 ribu kaki dengan mengikuti standar.


“Pukul 14.40 dalam hitungan second, target SJY182 hilang dari radar,” ungkap Budi.

Seperti diketahui, masyarakat sekitar telah menemukan puing dan benda-benda seperti gulungan kabel, potongan celana jeans, dan logam-logam aluminum.

Berdasarkan informasi flightradar24.com, SJ182 dengan rute Jakarta-Pontianak hilang kontak sekitar pukul 14.30 WIB. Pesawat sempat mengalami penurunan ketinggian drastis usai berada di 10.900 kaki.

(**)

Sumber: CNN Indonesia

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here