TANJUNGPINANG,SIJORIODAY.com – Kepala Basarnas Tanjungpinang Mu’min mengatakan bencana alam banjir dan tanah longsor di Pulau Bintan (Tanjungpinang dan Bintan), Kepri, tidak menimbulkan adanya korban jiwa.

Mu’min mengungkapkan Tim SAR gabungan telah melaksanakan evakuasi terhadap warga terdampak banjir dan longsor ke daerah tinggi/aman sejak pukul 04.45 WIB, Ahad (10/1).

“Hingga pukul 15.00 WIB, tim berhasil mengevakuasi korban sebanyak 327 KK dan 16 orang yang tersebar di 11 wilayah terdampak, dalam keadaan selamat,” kata Mu’min.

Lanjut dia, pada pukul 17.20 WIB operasi banjir dan longsor dihentikan sementara, namun tetap siaga memantau hingga waktu yang belum ditentukan sampai dengan kondisi cuaca aman.

Mu’min merincikan daerah evakuasi operasi SAR, untuk Kota Tanjungpinang meliputi Kelurahan Batu IX di Jalan Nusantara 80 KK, Perumahan Geysa 10 KK, Perumahan Jala Bestari 10 KK.

Kemudian, Kelurahan Tanjungpinang Barat di Jalan Bhayangkara 85 KK. Kelurahan Kampung Bulang di Jalan Gatot Subroto 15 KK. 

Kelurahan Pinang Kencana di Jalan Satria 30 KK dan Kelurahan Dompak di Jalan Dompak  20 KK.

Sedangkan di Kabupaten Bintan, yaitu di Kelurahan Kijang Kota di Kampung Pisang Kijang 75 KK dan Kampung Jati (tanah longsor) 2 KK.

Kelurahan Sei Lekop di Jalan Tirta Madu (Gesek) 1 orang dan Desa Sei Lekopsan Raya Uban KM 36 (Kangboy) 15 orang.

Banjir dan longsor menerjang Pulau Bintan setelah diguyur hujan sejak Sabtu (9/1) malam hingga Minggu (10/1).

(Mn)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here