TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau menggelar rapat paripurna pengumuman berakhirnya masa bakti Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2016-2021, Rabu (3/2).

Dalam sidang yang dipimpin oleh Tengku Afrizal Dahlan Wakil Ketua III itu diumumkan bahwa masa jabatan Isdianto sebagai Gubernur Kepri akan berakhir pada 12 Februari mendatang.

“Bahwa pemberhentian kepala daerah atau kepala daerah diumumkan oleh pimpinan DPRD dalam sidang paripurna dan diusulkan oleh pimpinan DPRD ke Presiden melalui Mendagri,” katanya, Rabu (3/2).

Sekda Provinsi Kepri, T.S Arif Fadillah mengatakan, habisnya masa jabatan Gubernur itu sudah sesuai dengan tanggal pelantikan pasangan Muhammad Sani-Nurdin Nasirun yang merupakan pemenang Pilkada Kepri 2016.

“Hari ini kan paripurna sisa masa jabatan Gubernur, Gubernur itu kan dilantik 12 Februari 2016,” ujarnya.

Arif menuturkan, paripurna pengumuman berakhirnya masa jabatan Gubernur itu menjadi salah satu syarat pengajuan Penjabat Sementara (PJs) Gubernur ke Presiden.

“Memang untuk mengajukan itu ke Mendagri dan Presiden harus ada dukungan dari paripurna,” tuturnya.

Ia juga mengatakan, penunjukan Pjs Gubernur Kepri merupakan kewenangan dari pemerintah pusat.

“Nanti kewenangan Mendagri menunjuk (Penjabat Sementara-res) apakah nanti akan diturunkan pejabat atau ditunjuk,” katanya.

Selain mengusulkan Pjs Gubernur Kepri, Pemprov Kepri juga akan mengusulkan penunjukan Pjs untuk Kabupaten Bintan, Anambas dan Natuna.

“Kita juga akan mengusulkan tiga kabupaten, Bintan, Anambas dan Lingga. Mereka habisnya 17 Februari, jadi sekaligus kita usulkan, mereka juga sudah paripurna, dokumen paripurna nya sudah kita terima,” tambahnya.

(Nuel)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here