BINTAN,SIJORITODAY.com – – Sudah 20 hari sejak 16 Juni 2021, Kabupaten Bintan berada dalam zona merah. Sejak saat itu, lonjakan kasus di Bintan meledak tercatat dalam kurun waktu 20 hari penambahan kasusnya sebanyak 1.104 kasus atau menyumbang 35 persen dari total hingga Minggu (4/7) sore kemarin.
Menyadur data dari Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, total hingga Minggu kemarin sebanyak 3.150 kasus setelah ada penambahan 50 kasus baru yang ditemukan. Namun begitu, jumlah yang sembuh juga terus bertambah dengan jumlah 2.551 kasus (80,98 persen).
Sementara kasus yang aktif aktif saat ini sebanyak 541 kasus (17,17 persen) dan yang meninggal dengan statua positif Covid-19 sebanyak 58 kasus (1,84 persen).
Merujuk indikator data tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan dr Gama Af Isnaeni mengingatkan agar warga Bintan tetap waspada terhadap penularan virus corona yang masih masif saat ini.
Upaya pencegahan yang paling efektif kata sang dokter ialah mematuhi protokol kesehatan dengan selalu mengenakan masker saat beraktifitas diluar rumah. Penggunaan masker pun sambungnya harus benar.
“Bukan untuk menutup dagu atau mulut saja, tetapi masker harus menutup hidung hingga bagian mulut. Ini untuk mengurangi resiko kita terpapar virus,” ungkap Gama, Senin (5/7).
Selain itu kata dia, selalu menjaga jarak aman ketika harus berinteraksi minimal 2 meter dan selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas. “Kebiasaan ini harus tetap kita lakukan selama pandemi belum berakhir. Agar kita terlindungi dari resiko tertular,” timpalnya.
Namun begitu, dengan kondisi saat ini Gama mengajak masyarakat untuk tetap berada dirumah dan mengurangi mobilitas dan interaksi. Mengingat resiko penularan masih cukup tinggi. “Jika tidak ada keperluan mendesak sebaiknya dirumah untuk melindungi diri kita dan juga keluarga,” ujar mantan Dirut RSUD Bintan itu.
Ia juga menyampaikan, pemerintah saat ini gencar melakukan vaksinasi massal dengan menyasar seluruh kalangan termasuk para pelajar usia 12 s.d 17 tahun. Capaian vaksin yang sudah dilakukan saat ini sudah hampir mencapai 60 persen dari target sasaran vaksin sebanyak 113.598 jiwa. (Btn)
Editor : Redaksi
