Sijori Today

Bupati Minta Petugas Humanis, Warga Mesti Nurut

Bupati Bintan Apri Sujadi bersama Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono saat meninjau posko PPKM skala mikro di Tanjunguban. Foto IST

BINTAN,SIJORITODAY.com – Bupati Bintan Apri Sujadi meminta kepada seluruh petugas yang bertanggungjawab dalam pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro bertindak humanis dan tegas dalam menjalankan kegiatan sosialisasi dilapangan.

Seiring dengan hal tersebut, warga di Kabupaten Bintan juga mesti nurut dengan arahan pemerintah dalam upaya bersama memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Apalagi, Bintan saat ini masih berada dalam zona merah yang artinya resiko penyebarannya masih sangat tinggi.

“Lakukan sosialisasi ke masyarakat dengan humanis, namun tetap tegas. Ketegasan diperlukan demi kebaikan masyarakat, agar mereka sadar pentingnya menjaga protokol kesehatan dan mematuhi anjuran PPKM mikro,” ungkap Apri.

Menurutnya, saat ini Pemerintah Pusat telah menetapkan ada sekitar 43 kabupaten/kota yang dikenakan pengetatan PPKM Mikro mulai dari tanggal 6 Juli 2021 sampai 20 Juli 2021. 43 Kabupaten/Kota tersebut tergolong dalam status assesmen pandemi level 4 atau Zona Merah dalam kondisi Covid-19.

“Provinsi Kepri, Kabupaten Bintan termasuk salah satunya bersama Kota Tanjungpinang, Kota Batam dan Kabupaten Natuna. Maka pelaksanaannya kita minta dapat lebih baik mulai dari level tingkat RT/RW,” pintanya.

Data Satgas Covid 19 hingga 5 Juli 2021, total kasus Covid 19 di Kabupaten Bintan berjumlah 3.216 kasus dengan kasus aktif menyentuh 509 kasus dan meninggal 60 kasus. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bintan Apri Sujadi juga menyampaikan bahwa dirinya secara khusus telah meminta agar seluruh sektor dapat bersinergi dalam menjalankan PPKM Mikro sehingga Kabupaten Bintan bisa keluar dari Zona Merah.

“Secara teknis baik di kelurahan maupun di desa, kita harapkan bantuan forum RT/RW dapat lebih kompak dan sinergi dalam pelaksanaan PPKM Mikro ini sehingga Kabupaten Bintan bisa keluar dari Zona Merah secepatnya,” harapnya.

Terpenting kata sang kepala daerah, masyarakat harus memiliki kesadaran dalam menjalankan protokol kesehatan di kehidupan sehari-hari seperti memakai masker dengan benar, menjaga jarak serta mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

“Dengan kebersamaan kita Insya Allah bisa mengakhiri pandemi ini, tetapi semuanya harus disiplin menerapkan protokol kesehatan,” tutupnya. (oxy)

Editor : Redaksi

Exit mobile version