Sijori Today

Sebelum Membunuh Kekasihnya, Pelaku Tenggak 4 Gelas Teh Manis

BINTAN,SIJORITODAY.com – – Bernard Nabu (40), pelaku pembunuhan janda beranak 2 Siti Solihah (29) tampak pasrah ketika mendengar ancaman pidana yang akan dijalaninya saat press rilis di Mako Polres Bintan, Kamis (5/8) siang.

Ia menceritakan, jika aksi nekatnya itu dilakukan karena merasa terhina oleh korban. Bernard mengaku seperti tak dihargai oleh korban.

“Sakit hati saya, waktu itu saya masak air sampai buat teh 4 gelas dirumah, saya telpon-telpon dia (3 kali) tak diangkat-angkat. Maksudnya saya, kalau memang ada masalah, selesaikan lah baik-baik,” ungkap Bernard.

Ia pun meminta kepada korban agar menghargainya sebagai lelaki sejati. Selama ini, dirinya sudah cukup sabar. “Sudah cukup sakit hati saya,” timpalnya.

Ketika korban pulang ke kos-kosannya di Rt 3 Rw 1 Desa Malang Rapat Kecamatan Gunung Kijang Rabu (4/8) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Bernard langsung menghujamkan parang panjang kearah leher dan kepala korban hingga terkapar.

“Saya tebas dia leher dan kepalanya,” kata Bernard.

Siti tergelatak bersimbah darah, Bernard pun berusaha melarikan diri kearah perkebunan kelapa sawit. Sementara sebilah parang panjangnya disembunyikan dekat belakang kos-kosannya.

Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono menceritakan, pelaku ditangkap sekitar 2 jam setelah kejadian. Pelaku diamankan dekat perkebunan kelapa sawit dan berusaha melarikan diri.

“Sempat melarikan diri, BB nya disembunyikan dibelakang rumah,” kata Bambang.

Ia menambahkan, hubungan pelaku dan korban merupakan pacaran. Keduanya belum lama menjalin hubungan.

Kini pelaku harus meringkuk dibalik jeruji besi. Bernard akan merasakan dinginnya ubin penjara. Penyidik menyoal Bernard dengan sangkaan melanggar Pasal 338 dengan ancaman 15 tahun penjara. (Btn)

Exit mobile version