BINTAN,SIJORITODAY.com – – Proyek pengembangan jaringan perpipaan sistem penyediaan air minum (SPAM) di perumahan Tokojo Kijang Kecamatan Bintan Timur, ambruk pada Kamis (28/10) kemarin.
Pekerjaan pembuatan batu miring untuk titik sumber air bagi warga di perumahan itu ambruk sekitar 40 persen dari keseluruhan. Proyek yang bersumber dari APBD Bintan tahun 2021 itu mengalokasikan Rp 1,5 miliar lebih.
Pihak kontraktor yakni CV Pribumi Jaya Mandiri menyatakan siap bertanggungjawab untuk tetap menuntaskan proyek yang dikerjakannya itu. Sang kontraktor menjelaskan jika saat ini pekerjaan masih berlangsung.
“Masih tanggungjawab kita, dan kami siap bertanggungjawab,” ujar salah satu pihak perusahan yang namanya tak mau disebutkan, Jum’at (29/10).
Menurutnya, pada saat kejadian cuaca baru habis diguyur hujan. Ia sendiri tak mengetahui pasti penyebab peristiwa itu.
“Ya cuaca hujan waktu itu (sebelum kejadian),” katanya.
Saat ini, alat berat terpaksa diturunkan untuk mengangkat material longsor dilokasi proyek.
Sementara itu, warga perumahan menjelaskan jika sebelum kejadian cuaca memang sedang diguyur hujan. “Ya memang hujan, terus ambruk,” kata seorang warga.
Ia mengatakan jika pembangunan dilokasi sumber air bagi warga perumahan itu memang merupakan usulan dari warga sejak lama. Bahkan, sejak zaman Ansar Ahmad menjabat sebagai Bupati Bintan.
“Tapi baru direalisasikan saat ini,” timpalnya.
Warga perumahan menurut pria paruh baya itu, bergantung air bersih dari SPAM tersebut. “Biasa cukup untuk kebutuhan sehari-hari (bukan konsumsi). Karena memang tak pernah kering disini,” ucapnya. (Btn)
Editor : Redaksi
