Sijori Today

Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Tempatkan Dai di Pelosok Kepri

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com– Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Provinsi Kepri menempatkan 4 orang dai di pelosok yang terdiri dari 2 dai di Kota Batam dan 2 lagi Anambas.

Dai-dai tersebut merupakan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Muhammad Natsir Jakarta.

Mahasiswa yang sudah lulus di kampus ini diwajibkan mengabdi setahun untuk ditempatkan di berbagai daerah di Indonesia untuk mendapatkan ijazah.

Awalnya DDII Kepri mengajukan 41 dai, namun DDII pusat baru dapat mengutus 4 dai.

Keempat dai tersebut disambut oleh Sekretaris DDII Kepri Ustadz Marsudi di sekretariat yang berada di Jalan Pemuda Tanjungpinang.

“Sejak awal keberadaan dewan dakwah di Kepri sudah puluhan da’i yang ditempatkan di berbagai daerah di Kepri. Penempatan dai ini bertujuan untuk menjaga dan memperkuat Aqidah umat Islam,” kata Marsudi, Senin (13/12/2021).

Ia menuturkan, penempatan dai ini sejalan dengan komitmen Gubernur Ansar Ahmad beberapa waktu yang lalu.

“Penempatan dai ini sejalan dengan komitmen Gubernur Kepri yang akan menempatkan dai/mubaligh di wilayah terpencil, ini disampaikan oleh gubernur beberapa waktu yang lalu pada saat pelantikan DDII Kepri di Masjid Raya Nur Ilahi Dompak Oktober lalu,” ujarnya.

Marsudi berharap, penempatan dai ini mendapat dukungan Pemprov Kepri demi terselenggaranya dakwah yang dapat menjawab persoalan-persoalan keumatan sesuai dengan harapan Gubernur.

Saat ini 2 dai sudah ditempatkan di kota Batam, sementara itu 2 dai lagi yang akan ditempatkan di Anambas masih berada di Tanjungpinang.

“Harusnya hari ini berangkat ke Anambas, tapi karena karena alasan cuaca yang buruk, kapal yang akan berangkat di cancel, kemungkinan berangkatnya hari Rabu kalau cuaca membaik. ini salah satu yang menjadi kendala kita, sehingga dalam hal ini kita berharap ada dukungan dari Pemprov Kepri.” tutupnya.

(Hairi)
Editor: Nuel

Exit mobile version