Sijori Today

30 TKI Korban Kapal Tenggelam di Laut Malaysia Belum Ditemukan

Korban selamat kapal pengangkut TKI ilegal yang tenggelam di Perairan Tanjung Balau, Johor, Malaysia. F: Ist

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – Sebanyak 30 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal korban kapal tenggelam di perairan Tanjung Balau, Johor, Malaysia belum ditemukan.

Itu diungkapkan oleh Kepala UPT Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Wilayah Kepri Mangiring Hasoloan Sinaga saya ditemui di Kantor BP2MI Kepri, Senin (27/12/2021) pagi.

“Belum semuanya, ada yang belum ditemukan sekitar 30 orang,” katanya.

Ia menuturkan, kapal yang membawa 64 penumpang itu berangkat dari Perairan Tanjung Uban, Bintan.

“Korban selamat ada 13 orang, jumlah korban meninggal 21 orang dan yang sudah di identifikasi sudah dipulangkan ke daerah asal mereka,”katanya.

Adapun para jenazah yang diidentifikasi berasal dari Lombok 7 jenazah, Jember 1, Cilacap 2, Pekanbaru 1, sedangkan 10 korban belum teridentifikasi.

Dikatakannya, banyaknya pelanggaran imigran belakangan ini disebabkan masih ditutupnya jalan untuk masuk ke luar negeri dan bujuk rayu oleh pihak yang berkepentingan.

“Mereka pengen cepat, tidak sabar dengan proses yang berlaku, bujuk rayu tekong baik sindikat di dalam maupun luar negri, juga tidak menutupi karna kedekatan dengan tekong atau memiliki daerah asal yang sama menyebabkan mereka jadi lebih mudah percaya dan memilih penyebrangan melalui jalur yang tidak resmi,” ungkapnya.

Ia pun mengimbau kepada calon PMI agar dapat melakukan penyebrangan secara legal dan mematuhi aturan.

“Silahkan mendapatkan dari Dinas Ketenagakerjaan dan UPT BP2MI di wilayah keberangkatan,” imbaunya.

Kedepannya, BP2MI akan terus melakukan sosialisasi, berkoordinasi dengan stakeholder terkait pemerintah daerah, Imigrasi, kependudukan, TNI/Polri demi mencegah terjadinya penyeberangan ilegal.

“Kita tingkatkan edukasi baik secara tradisional, konvensional, tatap muka, kita bagi bagi brosur di tempat tempat ramai seperti di tempat penyebrangan, agar mereka bermigrasi keluar negri secara aman,” tambahnya.

(Helen)
Editor: Nuel

Exit mobile version