TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Kasus Covid-19 di Kota Tanjungpinang kian meningkat. per 3 Februari 2022, jumlah pasien mencapai 35 kasus, 10 menjalani perawatan di rumah sakit, tiga menjalani perawatan di Mess Pemda, 22 orang isolasi mandiri.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri pun meminta masyarakat agar tidak panik dengan adanya varian baru virus Covid-19 Omicron.
Kendati demikian, masyarakat diminta disiplin menjalankan protokol kesehatan untuk mengantisipasi penambahan pasien baru.
“Kita minta masyarakat tidak panik. Yang penting tetap waspada dan disiplin prokes, terutama memakai masker dan menjaga jarak. Bagi yang belum divaksin, segera melakukan vaksinasi di faskes pelaksanaan vaksinasi,” imbaunya, Kamis (3/2/2022).
Sandri mengatakan, Kota Tanjungpinang sempat berada dalam kondisi nol kasus atau Zona Hijau pada Desember 2021 lalu.
Akan tetapi, kasus Covid-19 Tanjungpinang meningkat pada Januari 2022, hampir setiap hari terdapat penambahan pasien.
“Hampir setiap hari ada penambahan kasus. Terakhir ada 18 orang, sehingga total saat ini ada 35 kasus aktif,” ungkapnya.
Dijelaskan Sandri, pola penyebaran Covid-19 di Tanjungpinang saat ini lebih didominasi oleh kasus perjalanan dari luar Kepulauan Riau (Kepri) dan kontak erat.
Kasus tersebut memungkinkan belum terdeteksi ketika perjalanan, yang kemudian baru terdeteksi saat pihaknya tracing.
“Pola penyebaran kasus karena ada perjalanan atau kontak erat warga dengan pelaku perjalanan dari luar Kepri,” ujarnya.
Selain itu, Satgas Covid-19 Tanjungpinang juga melakukan pemeriksaan terhadap pasien positif. Hal itu, untuk mendeteksi adanya kemungkinan varian Omicron yang masuk.
“Dinkes akan terus menjalankan testing dan tracing untuk mengatasi penyebaran Covid-19 di Tanjungpinang,” tambah Sandri. (*)
Editor: Nuel
