Sijori Today

Tito Karnavian Lantik Suhajar Diantoro Jabat Sekjen Definitif

Sekjen Definitif

Suhajar Diantoro saat dilantik menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) definitif Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

JAKARTA,SIJORITODAY.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melantik Suhajar Diantoro menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) definitif Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Pelantikan berlangsung di Gedung Sasana Bhakti Praja Kantor Pusat Kemendagri, Kamis (10/3/2022) pagi.

Pelantikan itu berdasarkan Surat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 30/TPA Tahun 2022.

Suhajar sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen Kemendagri menggantikan Muhammad Hudori yang wafat pada Minggu (24/10/2021).

Suhajar Diantoro merupakan lulusan Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Pekanbaru tahun 1998. Setelah itu, melengkapi pendidikannya di Institut Ilmu Pemerintahan (IIP), Jakarta.

Usai selesai pendidikan, Suhajar kembali ke kampung halamannya ke Karimun. Jabatan pertama yang diamanahkan adalah Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tanjungbalai, pada tahun 1991.

Suhajar muda menjalani amanah itu dengan seoptimal mungkin.

Tak menyurutkan semangatnya terus meningkatkan kompetensinya.

Barangkali, saat itu tak terbersit keinginan seorang Sekcam meraih jabatan tertinggi seorang PNS di sebuah kementerian.

Yang Maha Kuasa dan ikhtiar dengan kinerja dan kerja keras membawa Suhajar memberikan kebanggaan kepada Kepulauan Riau.

Suhajar tampak penuh hikmad menjalani proses pelantikan itu. Mulai dari pengambilan sumpah jabatan, penandatangan berita acara dan penyerahan oleh Mendagri Tito.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi, Bapak Wapres, Pak Mendagri atas amanah ini. Mohon dukungan dan bimbingan,” kata Suhajar.

Terima kasih Suhajar juga disampaikannya kepada masyarakat Kepri, atas doa dan dukungan kepada dirinya sejak meninggalkan Negeri Segantang Lada ini pada tahun 2013 lalu.

Saat itu, masih menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kepri di masa kepemimpinan H Muhammad Sani-HM Soerya Respationo sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur.

Suhajar juga pernah diamanahkan menjadi Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Kemudian menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan di Setjen Kemendagri.

Sejak mendapat amanah di ibu kota itu, Suhajar seperti mendapat peran bahwa anak pulau, bisa memberi kontribusi bagi negeri ini.

Di masa kontestasi Pemilihan Kepala Daerah, dua kali pula ayah lima anak ini menjadi Pejabat Gubernur. Tahun 2015 di Bengkulu dan di Kepulauan Riau pada 2021 lalu.

Saat kontestasi itu pula nama Suhajar selalu muncul untuk ikut menjadi kepala daerah di Kepri, baik di Karimun sebagai Bupati maupun di Kepri sebagai Gubernur.

Dalam kesempatan ini, Mendagri juga melantik empat pejabat pimpinan tinggi madya lainnya di lingkungan Kemendagri.
Pejabat yang dilantik itu, yaitu Agus Fatoni sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda).

Eko Prasetyanto Purnomo Putro sebagai Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN), Sugeng Hariyono yang menjadi Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), dan Teguh Setyabudi menjadi Dirjen Bina Pembangunan Daerah (Bangda).

Dalam arahan Tito Karnavian pelantikan tersebut untuk mengisi kekosongan sejumlah kursi jabatan dengan pejabat definitif.

Pejabat definitif itu dibutuhkan agar lebih firm, tegas dan jelas dalam melaksanakan tugasnya. Pelantikan ini juga untuk memberikan kepastian sekaligus upaya kaderisasi dan regenerasi organisasi.

Selain itu, menyegarkan lingkungan organisasi dan memacu lahirnya inovasi baru.

“Saya tentu berharap pada teman-teman yang diberi kepercayaan oleh Bapak Presiden, tolong laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” ujarnya. (prb)

Editor : Liza

Exit mobile version