Sijori Today

Wahyu Minta Disperindag Serius Tangani Kelangkaan Minyak Goreng

Kelangkaan Minyak Goreng

Anggota Komisi IV DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin saat meninjau ketersediaan minyak goreng di salah satu Supermarket di Kota Batam.

BATAM,SIJORITODAY.com – Anggota Komisi IV DPRD Kepulauan Riau, Wahyu Wahyudin menyoroti kelangkaan dan melonjaknya harga minyak goreng.

Menurut Wahyu, fenomena ini bisa teratasi apabila Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi dan Kabupaten/Kota serius mengawasi peredaran minyak goreng.

Disperindag sudah seharusnya gencar melakukan pengawasan alur distribusi sejak harga minyak goreng mengalami kenaikan pada Januari yang lalu.

Dengan penguatan pengawasan, Disperindag dapat mengantisipasi dan menindak spekulan-spekulan yang bermain dalam kelangkaan minyak goreng ini.

“Gunakan fungsi dan wewenang Disperindag tegakkan aturan,” katanya, Kamis (17/3/2022).

Menjelang Ramadhan ini, permintaan minyak goreng dipastikan akan semakin meningkat dan dikhawatirkan menjadi kesempatan bagi spekulan untuk menimbun minyak goreng.

Anggota Fraksi PKS ini pun meminta agar Disperindag kembali gencar melakukan pengawasan.

Apalagi, Pemerintah Pusat baru saja menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang lebih tinggi dari HET sebelumnya.

Peningkatan HET ini akan memberikan keuntungan besar bagi spekulan-spekulan yang selama ini menimbun minyak goreng.

“Saya minta Disperindag harus bertindak keras dan tegas jika ditemukan harga harga minyak goreng tidak sesuai HET,” pintanya.

Wahyu juga meminta Disperindag menggelar operasi pasar murah menjelang Ramadhan hingga H-1 menjelang Idul Fitri.

Operasi Pasar harus menyasar kebutuhan masyarakat yang mengalami kenaikan harga seperti minyak goreng, beras, tepung, telur, ikan, dan ayam.

Wahyu optimis, dengan pengawasan yang optimal harga minyak goreng akan kembali murah, apalagi ada dua pabrik minyak goreng di Kota Batam.

“Masyarakat ingin harga harga stabil dan terjangkau selama bulan Ramadhan,” tambahnya.

(Bora)
Editor: Nuel

Exit mobile version