BINTAN,SIJORITODAY.com – – PT Bintan Cakrawala Resort (BRC) melakukan kerjasama dengan Resort World Cruise selaku pengelola kapal pesiar yang mengangkut turis dari berbagai belahan dunia. Penandatangan dilakukan langsung oleh Vice President Director PT BRC, Frans Gunara dengan Chief Operating Officer Resorts World Cruises Singapura, Raymond Lim Jun Yan di Hotel Kapal Doulus Phos Lagoi, Sabtu (2/7).
Pada penandatangan MoU, disaksikan pula oleh Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan dan Kadispar Kepri Buralimar, CEO Gallant Venture Pte Ltd, Eugene Cho Park, Duta Besar Indonesia Untuk Singapura, Suryo Pratomo, serta jajaran Bintan Resorts.
Dengan kerjasama ini tentu saja mendatangkan banyak keuntungan dimana, sekali berlabuh kapal pesiar dapat mendatangkan sekitar 4.000 turis mancanegara.
Keuntungan juga akan diterima pemerintah daerah karena akan meningkatkan kembali sumber pendapatan asli daerah (PAD) Bintan dari sektor pariwisata Bintan.
GGM PT BRC, Abdul Wahab menjelaskan PT BRC terus berusaha menjalin kerjasama untuk mendatangkan turis ke Bintan salah satunya dengan kerjasama Resort World Cruise di Singapura.
“Hari ini pihak perusahaan kita sudah melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Perusahaa Resorts World Cruises. Artinya dalam setahun Kapal Pesiar akan datang ke Bintan sebanyak 53 kali,” terangnya.
Kedatangan perdana kapal pesiar yang dikelola Resort World Cruise Singapura ini pada Sabtu (2/7). Kemudian, turis masuk ke Lagoi melalui pelabuhan BBT Lagoi.
Kondisi yang strategis menjadikan Bintan Resorts sebagai rute destinasi bagi kapal pesiar. Maka persinggahan kapal pesiar Resorts World Cruises ini merupakan keputusan yang tepat karena
wilayah yang berdekatan dengan Singapura.
Chief Operating Officer Resorts World Cruises Singapura, Raymond Lim Jun Yan menyatakan kapal pesiar yang dikelola Resorts World Cruises merupakan salah satu entry point yang dapat meningkatkan pengunjung internasional yang mayoritas berasal dari negara Singapura, India, Malaysia dan wilayah regional lainnya.
“Diproyeksikan perjalanan mingguan kapal pesiar ini akan menyumbangkan angka turis rata-rata 4 s.d 5 ribu orang perbulan
Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Singapura Suryo Pratomo mengatakan keuntungan besar ini akan membantu pergerakan perekomian masyarakat dan daerah. Sebab, dalam sekali melancong turis bisa menghabiskan USD 1.000.
Khusus untuk wisatawan dari Kapal Pesiar, menurutnya, banyak negara membebaskan visa. Karena turis dari kapal pesiar hanya melancong paling lama sehari sebelum balik lagi ke kapal pesiar.
“Saya yakin pemerintah pusat tentu akan mengevaluasi dan tentunya harapannya kita juga tidak kalah dibandingkan negara-negara lain Bagaimana cara memberlakukan bebas visa khususnya untuk para wisatawan yang menggunakan kapal pesiar,” paparnya. (oxy)
