Sijori Today

Nelayan Anambas Keluhkan Solar, Wahyu: Gubernur Harus Perhatikan

Ketua Komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin dalam rapat DPRD belum lama ini.

BATAM,SIJORITODAY.com – Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Riau, Wahyu Wahyudin meminta Gubernur Ansar Ahmad memperhatikan keluhan nelayan Anambas soal kelangkaan BBM subsidi jenis solar.

Menurut Wahyu, Anambas harus menjadi daerah prioritas jika Pemprov Kepri mengajukan penambahan kuota BBM subsidi di tahun mendatang.

“Harus ada kebijakan perhatian khusus buat para nelayan di Anambas,” katanya, Selasa (12/7/2022).

Politisi PKS itu meminta agar Pemprov Kepri bersama Pemkab Anambas mendata kebutuhan solar subsidi nelayan. Apalagi, mayoritas masyarakat Anambas berprofesi sebagai nelayan.

“Mengingat mereka hidup dari nelayan tidak ada mata pencaharian yang lain,” ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris HNSI Anambas, Dedi Syahputra mengeluhkan kelangkaan solar yang sudah terjadi sejak Maret tahun 2022.

Ia menyebut, kebutuhan solar nelayan sekitar 900-1.000 kilo liter per bulannya, sementara kuota yang diberikan hanya 321 kilo liter per bulan, itu pun turut dikonsumsi masyarakat di luar nelayan.

“Salah satu faktor utama karena tidak seimbangnya antara kouta solar subsidi yang diberikan oleh BPH Migas melalui Pertamina dengan kebutuhan sektor perikanan,” katanya, Sabtu (9/7/2022).

Dedi pun mendesak Pemkab Anambas menyampaikan usulan penambahan kuota solar kepada Pemprov Kepri, Pertamina dan BPH Migas di tahun mendatang.

Selain penambahan kuota, Dedi juga meminta pemerintah mengawasi alur distribusi solar hingga sampai ke nelayan agar BBM subsidi tepat sasaran.

“Sebenarnya aturan terkait BBM Jenis Tertentu sudah jelas diatur siapa saja kelompok penerimanya. Di Anambas semua menikmati BBM jenis solar,” ungkapnya.

Penulis: Nuel

Exit mobile version