Sijori Today

BPBD Kepri Dukung Implementasi SPAB di SLB Negeri Batam

Kepala Pelaksana BPBD Kepri, Muhammad Hasbi melalui Kasi Pencegahan, Abdul Basir menghadiri implementasi program SPAB di SLB Negeri Batam, Kamis (25/8/2022).

BATAM,SIJORITODAY.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Riau mendukung implementasi program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Batam, Kamis (25/8/2022).

Itu disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kepri, Muhammad Hasbi melalui Kepala Seksi Pencegahan, Abdul Basir usai pembukaan SPAB di SLB Negeri Kota Batam, Kamis (25/8/2022).

“BPDB Kepri mendukung SPAB ini dilaksanakan, bila diundang kita siap mendampingi, mengarahkan dan membantu simulasi pelaksanaan ke depannya,” katanya.

Abdul Basir menerangkan, penanganan bencana tidak hanya tugas BPBD, namun butuh keterlibatan seluruh stakeholder termasuk satuan pendidikan.

“Dalam penanggulangan bencana tidak bisa dilakukan sendiri, tentu harus bergandeng tangan semua pihak, stakeholder harus terlibat, termasuk satuan pendidikan, Damkar, dan BPBD tentunya,” terangnya.

Program SPAB ini diikuti oleh 51 peserta dari berbagai sekolah luar biasa seperti SLB Kartini, SLB Putra Kami, SLB Anak Brilian, dan SLB Negeri Batam sebagai penyelenggara.

Kepala SLB Negeri Batam, Dian Indriany mengatakan, kegiatan ini merupakan tahap pertama dari 10 tahap yang akan dilakukan selama pelaksanaan program SPAB.

Dian juga mengucapkan terima kasih karena SLB Negeri Batam ditunjuk sebagai penyelenggara program SPAB.

“Apresiasi sekali untuk pemerintah, dari Dinas Pendidikan sekolah kita direkomendasikan menjadi penyelenggara SPAB,” ucapnya.

Dian juga meminta kepada seluruh stakeholder penanganan bencana untuk bisa membantu sekolah dalam pelaksanaan program SPAB.

“Mohon bimbingan dari BPBD dan Damkar serta tentu saja arahan dari ibu Kabid kita membantu kami menjelaskan cara pihak sekolah harus bagaimana dalam penanggulangan bencana,” pintanya.

Kabid Pendidikan Khusus Disdik Kepri, Elmi berharap dengan SPAB, tenaga kependidikan khususnya SLB mampu mandiri dalam menangani bencana di lingkungan sekolah.

“Hal ini bertujuan untuk membangun kemandirian penerapan SPAB di sekolah masing-masing,” harapnya.

Penulis: Ravi
Editor: Nuel

Exit mobile version