Sijori Today

Muncul Ular di Lorong Gelap, Warga Mengadu ke Ria Ukur

Anggota DPRD Tanjungpinang Ria Ukur Rindu Tondang menjawab pernyataan warga saat Reses.

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Ria Ukur Rindu Tondang melakukan safari untuk belanja masalah di tengah-tengah masyarakat.

Beragam keluhan masyarakat yang ditampungnya selama masa reses ini. Salah satu Ketua RT di Kelurahan Tanjung Ayun Sakti Tanjungpinang mengeluhkan lorong di pemukiman mereka masih gelap.

Bahkan warga pernah melihat ular melintas di jalan itu dan membuat warga takut. Ular berani melintas dari sana karena kondisi jalan gelap.

Tak ingin persoalan ini berlarut-larut, warga pun mengadu kepada Ria Ukur saat Reses, Jumat (26/8) pagi.

Kegiatan itu Disejalankan dengan pembagian bibit buah-buahan kepada warga bersama Ormas PKN dan jajarannya.

Warga meminta pemerintah membangun lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di lorong perumahan tersebut. Tepatnya di lorong tak jauh dari kawasan kantor lurah.

Terkait keluhan ini, Ria Ukur menuturkan, dirinya sudah mengusulkan hal tersebut ke pemerintah daerah. Bahkan sudah dihitung keperluannya atau biayanya.

Namun karena keterbatasan anggaran (APBD), pembangunan PJU di tempat itu belum terealisasi.

“Saya sudah usulkan ke pemerintah melalui OPD terkait. Sudah dihitung dan mudah-mudahan bisa terealisasi. Kemarin belum terlaksana karena keterbatasan anggaran,” paparnya.

Ia menuturkan, secara pribadi terus mengusulkan program yang dibutuhkan warga. Khususnya fasilitas umum terutama penerangan jalan umum.

Ria juga mengatakan, apabila tiang lampu sudah berdiri namun kondisinya padam, bisa langsung diperbaiki. Beberapa yang dilaporkan seperti itu langsung diperbaiki.

“Kalau rusak masih bisa segera diperbaiki. Namun untuk pemasangan baru perlu perencanaan dan anggaran yang besar. Butuh waktu dan percayalah Bapak-Ibu, saya selalu menyampaikannya,” tuturnya.

salah satu RT, Yesi mengucapkan terima kasih kepada Ria Ukur Rindu Tondang yang merealisasikan usulan perbaikan jalan rusak di lorong mereka.

“Alhamdulillah tahun ini, Ibu Ria bisa merealisasikan pembangunan jalan rusak di lorong kami. Sekarang warga susah nyaman melintas,” tuturnya.

Selain itu, Ria mengingatkan warga agar tetap memiliki jaminan kesehatan yaitu JKN KIS. Bagi yang mampu bisa mendaftar secara mandiri. Bagi yang tak mampu agar mengusulkan pembayaran dibantu pemerintah.

Selain itu, dipesankan kepada ketua RT dan RW setempat supaya mendata warga tak mampu sehingga bisa menerima bantuan sosial dari pemerintah.

“Di tangan Bapak-Ibu RT nasib warga kita. Kalau ada kendala pengurusan administrasi bisa dikabari. Kami bersama lurah dan perangkat pemerintahan lainnya siap bekerja sama,” tuturnya.

Selain itu, Ria juga melaksanakan Reses yang sama di Kelurahan Tanjungpinang Timur, Senin (29/8) hari ini. Dilanjutkan di Kelurahan Tanjung Unggat, Selasa (30/8) besok.

Ria Ukur juga reses di dua lokasi lainnya. Beragam keluhan warga sudah ditampungnya dan nanti akan disampaikan ke pemerintah agar segera ditangani.

Salah satu Ketua RT di Kelurahan Tanjungpinang Timur, mengadu persoalan banjir dan juga jalan yang mau rusak.

“Saya Ketua RT di Kosgoro. Kondisi warga kami sekarang ini, sering banjir tergenang banjir. Bukan hanya jalan tapi air juga masuk ke rumah,” paparnya.

Salah satu Ketua RT di Gudang Minyak mengadukan pelantar yang sudah turun. Perlu perbaikan.

Mengenai hal ini, Ria Ukur menuturkan sudah mencatat. Serta mengusulkan ke pemerintah.

“Harapannya bisa terealisasi, sesuai dengan skala prioritas karena keterbatasan anggaran,” tuturnya.

Penulis: Prb
Editor: Liza

Exit mobile version