TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Sebagai ajang silahturahmi dan geliatkan ekonomi, Perhimpunan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Tanjungpinang-Bintan menggelar pameran tanaman Bonsai.
Kegiatan ini juga sebagai rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke 18 PPBI Tanjungpinang-Bintan.
Selain sebagai ajang pertemuan, pameran PPBI kali ini daharapkan dapat menunjang ekonomi kreatif dan pariwisata di Kota Tanjungpinang.
“Tidak hanya diminati harapannya Bonsai bisa menjadi penompang ekonomi di Kepulauan Riau, sesuai visi misi Pak Ansar. Tak menutup kemungkinan bila Bonsai bisa menjadi oleh-oleh Pariwisata kita,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Adi Prihatna, Minggu (28/8).
Pemprov Kepri juga memberikan dukungan dan support, untuk terus meningkatkan ajang pameran Bonsai.
“InsyaAllah, karena sudah dua tahun tidak ada kegiatan kompetisi Bonsai, juga menunjang kreativitas pecinta bonsai, tahun depan akan disiapkan pameran Bonsai yang lebih besar setingkat provinsi” lanjutnya
Mendengar ucapan tersebut, memicu semangat lebih bagi pecinta Bonsai.
“Kami merasa bangga, bahwa perjuangan kami mendapat respon baik dari Pak Adi sekali Sekda Kepri dan ini menjadi penambah semangat bagi kami tentunya untuk terus berkreasi menyokong perekonomian Kepri dari tanaman Bonsai,” ujar Sony Ketua Pelaksana PPBI Tanjungpinang-Bintan.
Ia menuturkan, kesabaran dan keuletan merupakan salah satu kunci menghasilkan kualitas Bonsai yang bagus.
Menurutnya, kualitas Bonsai yang baik tidak hanya dari segi keindahan saja, bisa dari segi usia pohon, anatomi pohon bahkan dari filosofi pohon yang diciptakan.
Salah satu juri nasional PPBI Misrad menuturkan, pecinta Bonsai perlu mengetahui pohon ini mau di bawa kemana. Agar menciptakan filosofi Bonsai itu sendiri.
“Selaku juri saya tentunya tidak hanya menilai dari segi keindahan, tapi saya melihat dari filosofi bentuk Bonsai yang diciptakan,” ujarnya.
Ia menuturkan, kegiatan ini juga bisa menunjang kreativitas para pencinta Bonsai.
Penulis: Ayu
Editor: Liza
