JAKARTA,SIJORITODAY.com – Penggunaan aplikasi MyPertamina dalam pembelian BBM subsidi tampaknya mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Sejak diwajibkan di 50 Kabupaten/Kota pada bulan Juli lalu, sebanyak sejuta kendaraan sudah berhasil di daftarkan per Agustus 2022.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengatakan, dari sejuta kendaraan tersebut sedikit ada pergeseran, persentase jenis kendaraan pertalite hampir 70 persen, dan solar subsidi 30 persen.
“Dari data tersebut, untuk pengguna Pertalite yang mendaftar masih didominasi oleh pengguna pribadi. Sedangkan untuk Solar komposisinya cukup seimbang antara pengguna pribadi maupun kendaraan umum,” katanya dikutip dari website resmi Pertamina, Jum’at (2/9/2022).
Untuk meningkatkan jumlah pendaftar, Pertamina pun akan menambah booth pendaftaran langsung.
Bagi masyarakat yang memiliki akses internet dan handphone dapat melakukan pendaftaran online melalui website subsiditepat.mypertamina.id dan menu Subsidi Tepat di aplikasi MyPertamina.
“Ada lebih dari 1.300 titik booth pendaftaran offline yang tersebar di seluruh Indonesia, lokasinya bisa dicek langsung melalui https://mypertamina.id/lokasi-pendaftaran-offline-bbm-subsidi-tepat. Selain mendorong masyarakat mendaftar, kami juga memastikan proses verifikasi berjalan dengan maksimal sehingga prosesnya bisa tepat waktu,” lanjut Irto.
Irto menjelaskan, aplikasi MyPertamina memiliki banyak keuntungan, pihaknya bisa mengawasi praktik-praktik kecurangan atau penyalahgunaan dalam penyaluran BBM subsidi.
“Pertamina perlu mendata konsumsi BBM bersubsidi sehingga penyalurannya bisa lebih termonitor dan mencegah adanya kecurangan atau penyalahgunaan di lapangan,” katanya dikutip dari website resmi Pertamina, Jum’at (2/9/2022).
Irto menjelaskan, saat ini pihaknya masih fokus menggencarkan pendaftaran dan sosialisasi untuk memastikan kesiapan sistem dan operasional di lapangan.
“Sambil terus memantau perkembangan revisi Peraturan Presiden No. 191 Tahun 2014 yang menjadi regulasi acuan penetapan penyaluran BBM bersubsidi,” ujarnya.
Irto juga terus mengingatkan kepada masyarakat yang merasa berhak mendapatkan BBM subsidi agar segera mendaftarkan kendaraannya.
Pertamina Patra Niaga juga saat ini sedang menguji coba kesiapan verifikasi QR Code di beberapa titik.
Ke depan, Program Subsidi Tepat ini akan disinergikan dengan regulasi penetapan penyaluran BBM subsidi yang ditentukan pemerintah.
“Ini adalah langkah Pemerintah dan Pertamina dalam memastikan subsidi BBM menjadi lebih tepat sasaran, sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat yang memang berhak menikmati subsidi BBM, masyarakat rentan yang memang butuh energi dengan harga terjangkau untuk kebutuhan mereka,” pungkasnya.
Penulis: Nuel
