Ketua DPRD Natuna, Daeng Amhar saat menerima audiensi Aliansi Pemuda Peduli Natuna di Ruang Rapat Paripurna DPRD Natuna, Senin (19/6/2023). F:Sijoritoday.com/Evan

NATUNA,SIJORITODAY.com – DPRD Natuna menerima audiensi Aliansi Pemuda Peduli Natuna (APPN) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Natuna, Senin (19/6/2023).

Koordinator APPN, Said Rony mengatakan, pihaknya meminta agar Pulau Subi yang seluas 14 ribu hektar untuk tidak menjadi kawasan tambang pasir kuarsa.

Setakat ini kata Rony, terdapat lima perusahaan yang melakukan aktivitas tambang di pulau yang dihuni 2.000 jiwa itu.

Pemuda juga meminta agar perusahaan memprioritaskan warga lokal saat melakukan perekrutan tenaga kerja.

Pemkab Natuna juga dituntut untuk meningkatkan pendapatan asli daerah menjadi 20 persen dari tambang.

“Soal PT. IKJ, kami juga meminta salinan izin eksploitasi, AMDAL, JETI, dan izin ekspor,” katanya, Senin (19/6/2023).

Ketua DPRD Natuna, Daeng Amhar pun berjanji akan menyampaikan permintaan APPN itu ke Pemkab Natuna untuk ditindaklanjuti.

“DPRD Natuna ini menampung aspirasi dan bertanggung jawab secara politik atau sosial, peran pemerintah juga bertanggung jawab secara administrasi,” pungkasnya.

Penulis: Evan
Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here