Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepulauan Riau, Said Sudrajad dalam wawancara doorstop bersama awak media di Aula Wan Seri Beni, Tanjungpinang, Kamis (6/7/2023). F:Sijoritoday.com/ Immanuel Patar Mangaraja Aruan

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepulauan Riau terus mengupayakan peningkatan produksi perikanan budidaya.

Kepala DKP Kepri, Said Sudrajad mengatakan, produksi perikanan budidaya mencapai 27.436,03 ton pada tahun 2022.

Jumlah produksi ini meningkat drastis dari tahun 2021 yang hanya 22.339 ton.

“Produksi perikanan budidaya ini mencakup budidaya air laut, air tawar, dan air payau,” katanya.

Kendati demikian mengalami peningkatan, produksi perikanan budidaya ini masih kecil jika dibandingkan dengan produksi perikanan tangkap pada tahun 2022 yang mencapai 322.107 ton.

DKP Kepri pun berupaya meningkatkan minat nelayan tangkap beralih ke budidaya melalui program pelatihan dan pembinaan.

“Pertama kita ubah mindset melalui pelatihan peningkatan keterampilan dan pembinaan kelompok budidaya,” tuturnya.

Said menerangkan, ke depannya usaha perikanan budidaya sangat menggiurkan, apalagi jumlah ikan yang terbatas sementara nelayan tangkap terus bertambah.

Selain itu, perikanan budidaya juga lebih minim risiko dan hasil panennya lebih terjamin.

Said menambahkan, program pelatihan dan pembinaan ini pun dibarengi dengan pemberian bantuan produksi menggunakan APBN dan APBD.

“Potensi perikanan kita 1,3 juta ton, kan tidak bertambah, sementara yang menangkap terus bertambah,” tambahnya.

Penulis: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here