Sijori Today

DiskopUKM Kepri Gandeng Pegiat Wisata Pasarkan Produk UMKM ke Wisatawan

Agusnawarman, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kepulauan Riau. F:Sijoritoday.com/DiskopUKM Kepri

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (DiskopUKM) Kepulauan Riau menggandeng pegiat wisata memasarkan produk UMKM di kawasan wisata.

Setakat ini, DiskopUKM Kepri telah bekerja sama dengan Asosiasi Hotel, Asosiasi Pariwisata, Asosiasi Tour Guide, dan Asosiasi Travel untuk memasarkan produk UMKM.

Kepala DiskopUKM Kepri, Agusnawarman mengatakan, pegiat wisata di Kepri sangat mendukung pemasaran produk UMKM di kawasan wisata.

Bahkan, pegiat wisata melibatkan pelaku UMKM dalam berbagai event di kawasan wisata.

“Pegiat wisata sangat mendukung pelaku UMKM memasarkan produknya di kawasan wisata,” katanya, Minggu (16/7/2023).

Agusnawarman menuturkan, perlu adanya kemitraan antara pegiat wisata dan pelaku UMKM.

Kemitraan ini akan menghadirkan keuntungan bagi kedua belah pihak, pegiat wisata tidak perlu repot-repot mencari hidangan dan cinderamata cukup disediakan pelaku UMKM.

Di satu sisi, penjualan produk UMKM akan meningkat sehingga menambah pendapatan pelaku UMKM.

Marini, Pendamping pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kepulauan Riau.

Apalagi, kunjungan wisatawan asing ke Kepri merupakan yang terbanyak ketiga di Indonesia.

“Kalau nggak ada kerja sama dengan pegiat wisata, gimana produk UMKM bisa laku,” tuturnya.

Pendamping UMKM pada DiskopUKM Kepri, Marini menjelaskan, bagi pelaku UMKM yang ingin memasarkan produknya dapat berkunjung ke DiskopUKM di Dompak.

Pelaku UMKM dapat membawa contoh produk beserta dokumen perizinan hingga sertifikasi halal.

“Daftar ke DiskopUKM Kepri, nanti dinas yang berkoordinasi dengan pegiat wisata,” jelasnya.

Sementara itu, pegiat wisata di Kabupaten Bintan, Jefry menyambut baik kemitraan dengan pelaku UMKM.

Menurutnya, pengembangan pariwisata di Kepri harus berdampak bagi ekonomi pelaku UMKM.

“Jika wisatawan mancanegara bisa kita bawa berkunjung dan menikmati keindahan pulau kita, UMKM juga pasti merasakan dampaknya,” ujarnya.

“Mereka bisa membeli produk olahan dari UMKM sembari kita siapkan paket wisata seperti loss in the island atau lainnya,” tambahnya.

Penulis: Nuel

Exit mobile version