Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau, Darwis Sitorus saat ditemui di Kantor BPS Kepri, Jum'at (1/9/2023). F:Sijoritoday.com/ Immanuel Patar Mangaraja Aruan 

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Provinsi Kepulauan Riau mengalami inflasi 0,16 persen pada Agustus 2023 secara bulanan (MtM) dan 2,97 persen secara tahunan (YoY).

Inflasi disebabkan kenaikan harga pada kelompok pendidikan, makanan dan alas kaki.

Kepala BPS Kepri, Darwis Sitorus mengatakan, ada 10 komoditas yang mengeret inflasi di Kepri.

10 inflasi itu seperti beras, cabai merah, tomat, kacang panjang, kangkung, sewa rumah, taman kanak-kanak, sekolah dasar, SMA, dan rokok putih.

Sementara itu, 10 komoditas penyumbang deflasi seperti daging ayam ras, bawang merah, buncis, udang basah, telur ayam ras, sawi hijau, cabai rawit, minyak goreng, jagung manis dan angkutan udara.

“Itu sudah diantisipasi oleh pemerintah dengan melakukan impor. Kepri kan masih jauh dari kata swasembada, terbatas lahan-lahan untuk sawah,” katanya, Jum’at (1/9/2023).

Penulis: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here