Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad dalam kunjungannya ke SMKN 5 Kota Batam, Senin (11/9/2023). F:Sijoritoday.com/ Immanuel Patar Mangaraja Aruan

BATAM,SIJORITODAY.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bakal memperkuat keberadaan sekolah kejuruan atau SMK di masa yang akan datang.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menginginkan, SMK mendominasi sekolah menengah atas di Kepri.

Ansar mengatakan, penguatan SMK merupakan salah satu upaya untuk menyiapkan tenaga kerja yang terampil dan bisa bersaing dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Presentase SMK di Kepri seharusnya 70 persen karena wilayah kita adalah wilayah investasi, maka dari itu ke depan SMK akan kita perbanyak karena lulusan SMK karena lulusan SMK lebih siap dalam menghadapi dunia pekerjaan,” katanya di SMKN 5 Kota Batam, Senin (11/9/2023).

Dalam lawatannya ke SMKN 5 Kota Batam, Ansar juga meresmikan bangunan DAK tahun 2022 di sekolah tersebut.

Kepala SMKN 5 Batam, Hendra Debeni menerangkan, sekolah yang ia pimpin berdiri di atas lahan seluas 5 hektar.

SMKN 5 Batam memiliki 11 jurusan dan didukung dengan berbagai ekstrakurikuler untuk mendukung pengembangan siswa.

“Terdapat 4.603 siswa yang hadir sementara 3.700 orang sisanya sedang melakukan praktek kerja industri,” tambahnya.

Sebelumnya, Anggota Fraksi PKS DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin meminta Dinas Pendidikan memperkuat sekolah kejuruan untuk mengentaskan kemiskinan.

Wahyu menerangkan, lulusan sekolah kejuruan merupakan tenaga siap pakai karena sudah di bekali keahlian khusus.

“SMK pelopor penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, sudah seharusnya jadi perhatian,” terangnya, Jum’at (11/2/2022).

Pembangunan sekolah kejuruan baru perlu dilakukan dengan sosialisasi yang masif. Pembangunan dapat menggunakan CSR maupun bantuan pemerintah pusat.

Sekolah ini harus di sesuaikan dengan kebutuhan daerah seperti kejuruan pariwisata, agrobisnis, perikanan, dan budi daya.

Selain itu, sekolah juga harus di dukung dengan fasilitas penunjang dan berkolaborasi dengan industri setempat.

Ketua Komisi II ini juga meminta agar SMK unggulan di Kota Batam menyediakan kuota bagi siswa berprestasi dari Kabupaten/Kota lain.

“Saya ingin agar SMK unggulan di Batam bisa menerima siswa siswi minimal 5 orang dari tiap Kabupaten/Kota,” ujarnya.

Wahyu memastikan, Fraksi PKS Kepri akan mendukung segala upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan.

“Kita pasti dukung penuh, kita siap di depan,” tambahnya.

Penulis: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here