Pimpinan Cabang Bulog Tanjungpinang, Meizarani saat ditemui di Gudang Bulog Tanjungpinang, Selasa (12/9/2023). F:Sijoritoday.com/ Immanuel Patar Mangaraja Aruan

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Pimpinan Bulog Cabang Tanjungpinang, Meizarani mengungkapkan penyebab melambungnya harga beras.

Meizarani mengatakan, kenaikan harga beras disebabkan menurunnya produksi beras dan mahalnya harga gabah.

“Karena produksinya menurun dan harga gabah di petani naik jadi Rp7.000 per kilogram,” katanya, Selasa (12/9/2023).

Selain itu, pasokan di dalam negeri juga berkurang imbas kebijakan penghentian ekspor oleh negara penghasil beras seperti India.

“Selain itu ada juga pelarangan ekspor dari beberapa negara lain seperti India,” ujarnya.

Meizarani membeberkan, saat ini Bulog Tanjungpinang memiliki 2.100 ton stok beras medium.

“Untuk di Tanjungpinang, stok beras medium ada 1.400 ton. Kalau di wilayah kerja kita ada 2.100 ton,” bebernya.

Ia menambahkan, Bulog memesan tambahan stok beras untuk memenuhi kebutuhan beras bagi masyarakat sebanyak 1.000 ton.

“Kemungkinan minggu ini atau minggu depan sudah datang tambahan beras 1000 ton. Mudah-mudahan itu akan aman,” tambahnya.

Penulis: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here