Haryono alah satu pengusaha nasi padang di Jalan Hanjoyo Putro. F:Sijoritoday.com/ Immanuel Patar Mangaraja Aruan

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Pengusaha rumah makan di Kota Tanjungpinang kompak menaikkan harga makanan.

Haryono alah satu pengusaha nasi padang di Jalan Hanjoyo Putro mengatakan, nasi padang yang biasanya ia jual Rp10 ribu per bungkus, naik menjadi Rp12 ribu per bungkusnya.

Haryono mengaku menaikkan harga makanan mulai 15 September mendatang imbas beras yang semakin mahal.

“Jadi rencananya kita naikkan besok. Nanti kita akan informasikan di depan,” katanya, Kamis (14/9/2023).

Haryono membeberkan, nasi yang jual menggunakan beras Minang Raya yang harganya naik dari Rp11 ribu per kilogram menjadi Rp14 ribu per kilogram.

“Jadi saya itu biasanya belanja beli perkilogram, seperti beras Minang Raya dan jenis lainya. Maka dari itu mau tidak mau saya naikkan,” bebernya.

Disinggung dengan kenaikan harga apakah tidak takut pelanggan lari, Haryono mengaku tidak bisa berbuat apa-apa.

Menurutnya, memang biasanya dagangan nasi padang miliknya ditengah dijual Rp10 ribu perbungkus masih banyak pembeli.

“Kalau saya naikkan besok, saya tidak tau apakah masih ada yang beli. Kalau tidak ada terpaksa tutup dulu sementara 1 sampai 2 minggu,” jelasnya.

Ia juga berharap harga beras bisa kembali turun, sehingga tidak berdampak kepada pedagang rumah makan.

Senada dengan Haryono, pengusaha rumah makan Pacindo, Seli juga mengaku pusing dengan adanya kenaikan harga beras saat ini.

Sebab dirinya biasa beli beras ukuran 25 kilogram Rp 270 ribu, sekarang sudah Rp 330 ribu.

“Naiknya sampai Rp 60 ribu, apa nga pusing dengan kenaikan harga itu,” terangnya.

Ditengah naiknya harga beras, Seli mengaku belum menaikkan harga di rumah makannya.

“Kalau saya belum menaikkan harga perbungkus disini. Masih seperti biasa dari harga Rp 10-15 ribu perbungkus. Tergantung lauknya apa,” jelasnya.

Ia takut menaikkan harga makanan akan mempengaruhi minat konsumen untuk berbelanja.

“Saya pertimbangkan kalau menaikkan harga, takut pembeli berkurang. Tapi kalau sekarang pembeli masih standart,” pungkasnya.

Seli pun berharap pemerintah bisa menurunkan harga beras yang saat ini mengalami kenaikan.

Penulis: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here