Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Riau, Said Sudrajat mendampingi dewan juri melakukan penilaian di Koperasi Marin Agri Sejahtera. F:Sijoritoday.com/Oxy

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Salah satu pelaku usaha budidaya perikanan binaan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Riau lulus tahap akhir Apresiasi Kinerja Klaster Pangan Strategis yang ditaja oleh Bank Indonesia.

Pelaku budidaya tersebut adalah Koperasi Marin Agri Sejahtera yang lokasi unit usahanya berada Kampung Keter Tengah, Desa tembeling Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan.

Dewan juri melakukan penilaian terhadap unit usaha Koperasi Marin Agribisnis. F:Sijoritoday.com/Oxy

Kepala DKP Kepri, Said Sudrajat mengaku bangga dan memberikan apresiasi kepada pengelola koperasi yang sudah bekerja keras dalam memanajemen usaha budidaya ikan yang melibatkan 8 kelompok dengan jumlah anggota lebih kurang 97 orang.

Kepala DKP Kepri, Said Sudrajat foto bersama dewan juri di unit usaha Koperasi Marin Agribisnis. F:Sijoritoday.com/Oxy

Kelembagaan Koperasi Marin Agri Sejahtera telah mendapat legalitas dan pengakuan dari berbagai Kementerian dan Lembaga Pemerintah lainnya seperti Sertifikat Koperasi dengan Status A dari Kemenkop dan UKM RI, Status Koperasi yang berbasis Korporasi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Mou dengan VC Plus Singapura untuk market place, MoU dengan Universitas Diponegoro Semarang dalam pengembangan Integrated Multitrophic AquaCulture juga kerja sama lainnya dengan pihak perbankan dan buyer.

Dewan juri melakukan penilaian terhadap unit usaha Koperasi Marin Agribisnis. F:Sijoritoday.com/Oxy

Menurutnya, budidaya ikan merupakan salah satu upaya mewujudkan Kepri swasembada ikan. Selain itu, kegiatan budidaya perikanan adalah upaya untuk memberdayakan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras bersama ada nelayan pembudidaya ikan binaan kita yang masuk nominasi. Kita optimis, ini menjadi penyemangat nelayan lain untuk berlomba-lomba membudidayakan ikan,” katanya, Rabu (13/9/2023).

Sementara itu, Kepala Tim Perwakilan Bank Indonesia Kepri, Miftachul Choiri menerangkan, dalam seleksi tahap tiga, dewan juri akan melakukan kunjungan lapangan dan memverifikasi kelengkapan berkas Koperasi Marin Agribisnis Sejahtera. Dewan juri terdiri dari akademisi dan tenaga ahli perikanan.

“Seleksi tahap ketiga akan dilaksanakan dalam bentuk kunjungan dan in depth interview secara on site dengan dewan juri yang berasal dari akademisi dan tenaga ahli,” terangnya.

Selain menilai kelengkapan berkas, dewan juri akan melihat secara langsung pengelolaan koperasi dan pemberdayaan masyarakat dengan melakukan kunjungan ke unit usaha hatchery untuk pendederan ikan, Kunjungan ke unit pembesaran ikan di Keramba Jaring Apung dan lain-lain .

Yang tak kalah penting, dewan juri akan menilai kelestarian lingkungan di sekitar lokasi budidaya perikanan.

“Dewan juri akan melakukan konfirmasi dan verifikasi atas pengelolaan kelembagaan klaster, pemberdayaan masyarakat, serta kelestarian lingkungan,” tambahnya.

Penulis: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here