Kasi Peserta Didik SMP, Indri Zamar saat ditemui di Kantor Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Senin (9/10/2023). F:Sijoritoday.com/ Immanuel Patar Mangaraja Aruan

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang menyerukan siswa mengenakan masker yang belajar di sekolah.

Kasi Peserta Didik SMP Disdik Tanjungpinang, Indri Zamar mengatakan, kebijakan itu untuk mengantisipasi penyakit pernafasan akibat kabut asap.

“Kita serukan secara tertulis aja melalui WA agar mengunakan masker saat pembelajaran,” katanya, Senin (9/10/2023).

Sementara itu, untuk pengurangan jam belajar, Disdik Tanjungpinang masih menunggu arahan lanjutan dari Dinas Lingkungan Hidup.

“Kita juga masih menunggu surat resmi dari DLH,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Kepri, Muhammad Hasbi mengungkapkan telah menerima informasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bahwa di Kepri khususnya Kota Batam sedang mengalami kabut asap dampak dari kebakaran hutan yang terjadi di Riau.

Ia menjelaskan, kini status udara di Batam ditandai dengan warna kuning yang dimana hasil dari Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kepri, Kota Batam dan Kota Tanjungpinang, saat ini dalam kategori tidak sehat.

Adapun penilaian berdasarkan berikut, Standar warna Hijau (0-50) kualitas udara Sangat Baik, Biru (51-100) kualitas Baik, Kuning (101-200) kualitas udara tidak baik, Merah (201-300) kualitas udara sangat tidak baik, dan Hitam (>=300) kualitas udara membahayakan.

“Hasil penilaian dari ISPU indeks kualitas udara di Batam bernilai 126 dan Tanjungpinang 123. Hal ini menandakan kualitas udaranya tidak sehat,” ungkap Hasbi.

Ia juga mengimbau, kepada seluruh masyarakat yang beraktivitas diluar rumah agar selalu waspada dan menggunakan masker agar tidak terkena penyakit ISPA akibat kabut asap.

“Kepada seluruh masyarakat saya mengimbau, pada saat melakukan aktivitas diluar rumah agar selalu waspada dan menggunakan masker agar terhindar dari ISPA,” imbaunya.

Penulis: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here