Gubernur Kepri, Ansar Ahmad foto bersama Pengurus PWI Kepri di Tanjungpinang, Sabtu (20/1/2024). F:Sijoritoday.com/Diskominfo Kepri

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad meninjau Kantor Sekretariat PWI Kepri di Komplek Central Kencana No 20 JI. Tanjungpinang – Tanjung Uban Lama KM X, Tanjungpinang, Sabtu (20/1/2024) pagi.

Dalam kesempatan itu, Ansar memuji kekompakan PWI Kepri dalam eksistensi mendukung pembangunan daerah.

Ia mengapresiasi peran pers membangun optimisme masyarakat dalam penyebarluasan informasi pembangunan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh insan pers yang telah bekerja keras untuk menyampaikan informasi yang akurat, objektif, dan edukatif kepada publik,” katanya.

Ansar juga berkomitmen untuk memberikan dukungan Pemerintah Provinsi Kepri atas keberlanjutan peningkatan ilmu pengetahuan insan pers.

Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah penyelenggaraan Bimbingan Teknis Peningkatan Kemampuan Berbahasa Inggris bagi wartawan.

Menurut Ansar, bahasa Inggris saat ini menjadi kebutuhan dasar bagi insan pers, terutama di era globalisasi dan digitalisasi.

“Kita harus terus meningkatkan kualitas dan kapasitas insan pers, salah satunya dengan menguasai Bahasa Inggris. Bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang dapat membuka peluang dan jaringan kerja sama yang lebih luas,” ujarnya.

Ansar juga mengajak insan pers untuk bersyukur karena Kepri dijadikan roadmap lokomotif pengembangan ekonomi wilayah barat oleh pemerintah pusat.

Ia menuturkan, ke depan pengembangan ekonomi di Kepri akan lebih terarah dan terintegrasi. Ansar berharap, insan pers dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan visi tersebut.

“Kita harus bersama-sama membangun Kepri yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing. Insan pers memiliki peran penting dalam hal ini, yaitu sebagai penyampai aspirasi, pengawas, dan pendamping pembangunan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PWI Pusat Hendry Ch Bangun mengatakan bahwa PWI adalah organisasi yang berdiri sejak tahun 1946, di masa Belanda ingin menjajah kembali Indonesia.

Ia mengingatkan, bahwa PWI lahir dari semangat perjuangan untuk menjaga kedaulatan dan kemerdekaan bangsa.

“Kita harus selalu mengedepankan kepentingan nasional di atas segalanya. Kita harus menjadi wartawan yang profesional, beretika, dan bertanggung jawab. Kita harus menjadi wartawan yang menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” pesan Hendry.

Penulis: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here