Ketua Komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin saat meninjau perikanan budidaya di Kota Batam. F:Sijoritoday.com/Sunar

KARIMUN,SIJORITODAY.com – Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Riau, Wahyu Wahyudin mendorong Kepri menjadi sentra perikanan tangkap dan budidaya di Indonesia.

Menurutnya, dengan luasan wilayah 96 persen laut, Kepri seharusnya menjadi pemain utama dari komoditi perikanan.

Diketahui, Kepri memiliki 322.107 ton produksi perikanan tangkap dan 27.436,03 ton perikanan budidaya pada tahun 2022.

“Cukup disayangkan, dengan luas laut 96 persen, kita belum bisa menjadi daerah penghasil ikan terbesar di Indonesia,” katanya melalui saluran seluler, Sabtu (30/3/2024).

Politisi PKS itu menerangkan, Pemprov Kepri harus mulai melirik laut sebagai potensi sumber daya ekonomi.

Wahyu menerangkan, setakat ini Pemprov Kepri dan stakeholder terkait belum optimal menggali potensi laut, khususnya perikanan.

“Masih belum optimal, PAD kita masih didominasi pajak kendaraan bermotor, padahal darat kita hanya 4 persen,” terangnya.

Untuk meningkatkan produksi perikanan, Wahyu pun meminta Pemprov Kepri untuk menyusun program pemberian fasilitas penunjang seperti alat tangkap.

Pemprov Kepri juga bisa membentuk kelompok nelayan yang hasil tangkapnya ditampung oleh BUMD Kepri.

“BUMD Kepri harus dioptimalkan, mereka kan base nya bisnis. Mereka bisa membeli hasil tangkap dan menjualnya kembali ke pasar. Ini juga sebagai salah satu upaya pengendalian harga,” pintanya.

Selain itu, Wahyu juga meminta Pemprov Kepri menggalakkan perikanan budidaya kepada nelayan.

Dengan budidaya, nelayan mendapat penghasilan tambahan selain perikanan tangkap.

Selain itu, ini juga menjadi upaya untuk mengalihkan nelayan tangkap ke budidaya yang minim risiko kerja secara bertahap.

“Nah, selain mendapat penghasilan dari perikanan tangkap, nelayan juga mendapat tambahan dari budidaya, belum lagi hasil olahan. Kalau ini semua jalan, saya yakin anak-anak nelayan tidak akan ragu melanjutkan profesi ayahnya karena peluang sejahtera terbuka lebar,” imbuhnya.

Penulis: Sunar
Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here