Ribuan ibu-ibu menghadiri pemecahan rekor MURI baju labuh dan sajian kue tepung gomak terbanyak di Gedung Daerah, Kota Tanjungpinang, Jum'at (19/4/2024). F:Sijoritoday.com/ Immanuel Patar Mangaraja Aruan

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berhasil mencetak dua rekor MURI yakni mengenakan baju labuh oleh ibu terbanyak dan sajian kue tepung gomak terbanyak di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Jum’at (19/4/2024) pagi.

Rekor MURI ini 2.775 ibu-ibu dan 2.408 sajian kue tepung gomak sesuai jumlah pulau yang ada di Kepri.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi bersama antara Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DiskopUKM) Kepri, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kepri, dan Tim Penggerak PKK Kepri.

Kepala DiskopUKM Kepri, Riki Rionaldi mengatakan, rekor MURI ini membawa berkah tersendiri bagi pelaku UMKM di Tanjungpinang.

Banyak peserta rekor MURI yang berbelanja baju labuh dan sajian kue tepung gomak 100 persen merupakan buatan UMKM Tanjungpinang.

“Alhamdulillah sekali ya, selain mempertahankan warisan budaya kita, kegiatan rekor ini juga membawa berkah bagi pelaku UMKM penjahit dan pelaku UMKM kuliner,” katanya, Jum’at (19/4/2024).

Riki yang pernah menjabat Sekretaris Disperindag Kepri itu mengaku optimis, penjualan baju labuh dan kue tepung gomak akan meningkat.

Menurutnya, rekor MURI ini juga sebagai media promosi baju labuh dan kue tepung gomak ke kancah nasional.

Pengakuan rekor MURI ini juga menjadi pemantik bagi pelaku UMKM untuk menjadikan baju labuh dan kue tepung gomak sebagai produk unggulan UMKM.

“Semakin banyak yang tahu baju labuh dan kue tepung gomak, maka semakin banyak yang penasaran dan ingin membelinya,” ujarnya.

Tak lupa, Riki mengimbau instansi pemerintah memasukkan kue tepung gomak dan produk UMKM lokal saat menggelar berbagai rapat dan event.

“Bukan hanya instansi pemerintah, pelaku swasta juga harus turut serta memberi ruang bagi produk-produk UMKM,” imbaunya.

Sajian kue tepung gomak di Gedung Daerah, Kota Tanjungpinang. F:Sijoritoday.com/ Immanuel Patar Mangaraja Aruan

Senior Customer Relations Manager MURI, Andre Purwandono menambahkan, baju labuh dan sajian kue tepung gomak sudah layak memecahkan rekor dunia.

Menurutnya, kedua rekor ini memiliki keunikan tersendiri karena hanya ditemukan di Indonesia, khususnya Kepri.

“Kebaya labuh dan sajian kue gomak akan dibuat rekor dunia,” singkatnya.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menegaskan, kegiatan ini merupakan upaya Pemprov Kepri untuk melestarikan warisan budaya tak benda.

Bagi Ansar, kelestarian warisan budaya ini menjadi bukti bahwa warga Kepri konsisten merawat peninggalan leluhur.

“Masyarakat yang beradat dan berbudaya itu adalah masyarakat yang melestarikan adat dan budaya,” pungkasnya.

Penulis: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here