Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat membagikan bantuan beras bagi 5 ribu Kepala Keluarga (KK) warga Kota Tanjungpinang di Aula Wan Sri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Selasa (2/7/2024). F: Sijoritoday.com/istimewa

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Sebanyak 5 ribu Kepala Keluarga (KK) warga Kota Tanjungpinang menerima bantuan beras kemasan 10 kg dari Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Riau di Aula Wan Sri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Selasa (2/7/2024).

Selain bantuan beras, ada juga bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) sebesar Rp2,5 juta bagi 23 penerima.

Kemudian bantuan perikanan berupa 270 buah jaring udang bagi 54 penerima, 20 unit sampan fiber dayung bagi 20 penerima, dan klaim santunan BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp242,5 juta bagi 1.203 penerima.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyampaikan, bantuan diberikan kepada warga yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Kami harapkan bantuan ini dapat menolong masyarakat Tanjungpinang, tetapi masyarakat juga jangan bergantung pada program seperti ini. Masyarakat Kepri harus tetap semangat, optimis, dan berusaha agar ke depannya lebih bisa mandiri,” katanya.

Dalam momen itu, Ansar juga menjelaskan berbagai program strategis yang telah dilakukan oleh Pemprov Kepri selama 3 tahun lebih menjabat sebagai Gubernur Kepri.

Ansar mengungkapkan, ia telah mendorong pembangunan Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Tanjunguban, program penempatan para ustadz di pulau-pulau terpencil, pengembangan layanan kesehatan di RSUP RAT, pembangunan rumah singgah di Jakarta dan Batam, pembangunan jalan di Kabupaten/Kota, rehabilitasi Penyengat serta pembangunan Jembatan Batam-Bintan.

“Kita doakan agar akhir tahun, proses lelang jembatan Babin sudah bisa dilaksanakan akhir tahun ini sehingga pembangunannya bisa dimulai dan kita harapkan 2,5 sampai 3 tahun sudah bisa selesai,” ujarnya.

Selain itu, dibidang pendidikan berbagai program telah diluncurkan untuk meringankan beban orang tua murid diantaranya pembebasan pembayaran SPP untuk SMA/SMK/SLB yang mulai diberlakukan pada Juli 2024, pemberian seragam sekolah gratis, pemberian bantuan transportasi untuk siswa, beasiswa untuk mahasiswa untuk jenjang pendidikan D3 dan S1, penambahan ruang kelas baru serta pemberian insentif untuk para guru-guru swasta.

“Semoga dengan berbagai bantuan dan kemudahan ini semakin menambah semangat anak-anak kita untuk belajar dan tidak ada lagi kasus anak-anak kita yang tidak bisa ikut ujian karena belum bayar tunggakan uang SPP,” harapnya.

Program lain berupa, bantuan pembayaran BPJS untuk 32.000 nelayan, pelaksanaan program Kepri terang yang menerangi kurang lebih 11 ribu rumah tangga di pulau-pulau terpencil, program percepatan layanan telekomunikasi di wilayah 3T, program sertifikasi tanah terutama untuk nelayan yang rumahnya berada diatas perairan, pemberian insentif untuk imam masjid, petugas posyandu, babinkmtibmas, RT/RW, penyuluh agama dan lainnya.

“Berbagai program yang kita laksanakan pada dasarnya kita persembahkan untuk semua warga Kepri dan harus manfaatkan sebaik-baiknya supaya bapak/ibu bisa merasakan bahwa selama ini pemerintah telah bekerja maksimal untuk mensejahterakan masyarakatnya,” tutupnya.

Penulis: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here