Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau, M Job Kurniawan dalam Rakorda kajian hilirisasi investasi strategis sektor perkebunan, kelautan, perikanan, dan kehutanan di Provinsi Riau. F: Sijoritoday.com/Superleni

PEKANBARU,SIJORITODAY.com – Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau, M Job Kurniawan mengatakan, hilirisasi sawit akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, ini cukup beralasan karena Riau memiliki perkebunan sawit terluas di Indonesia sekitar 3-4 juta Ha.

Hilirisasi sawit diyakini akan mendorong peningkatan jumlah lapangan kerja dan pengurangan pengangguran.

“Semoga rapat kajian hilirisasi investasi sawit ini dapat mendorong pertumbuhan lapangan kerja di masyarakat, jadi jumlah pengangguran berkurang,” katanya.

Job tambahkan, dengan adanya investasi yang meningkat dapat meningkatkan potensi sumber daya yang ada di Riau. Terutama potensi dalam meningkatkan kesejahteraan di Bumi Lancang Kuning.

“Hilirisasi ini diharapkan dapat gali potensi, dan potensinya dapat diolah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Staf Ahli Kementerian Investasi Rizal Taufiq memperkuat harapan Pemprov Riau dengan data yang Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) miliki. Ia katakan, pertumbuhan ekonomi akan terdongkrak jauh lebih baik dengan adanya hilirisasi investasi sawit.

“Hilirisasi sawit akan mendongkrak jauh pertumbuhan ekonomi di Riau. Hilirirasi sawit akan beri kontribusi terbesar di ekspor, meningkat hingga 4,8 persen” jelasnya.

Tidak hanya di bidang ekspor, Rizal juga katakan dampak ekonomi yang baik terlihat di sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Hal ini karena adanya peningkatan keterlibatan UMKM dengan unit bisnis terkait.

“Tidak hanya jumlah UMKM meningkat, tapi penyerapan tenaga kerja juga jadi meningkat. Dampak ekonomi di bidang ketenagakerjaan ini signifikan,” ucapnya.

Penulis: Superleni
Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here