TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Sektor perikanan budidaya di Provinsi Kepulauan Riau terus bertumbuh dan berkembang setiap tahunnya.
Kepala Dinas Kepulauan Riau, Said Sudrajad mengungkapkan, produksi perikanan budidaya pada tahun 2024 mencapai 39.897,939 ton.
“Dari pilihan ribu ton ini, perikanan air laut menyumbangkan 5.807,324 ton,” katanya di Tanjungpinang.
Said menjelaskan, budidaya perikanan air laut didominasi oleh rumput laut yakni 39,75 persen, kerapu 12,41 persen.
“Kalau budidaya perikanan air laut kita masih didominasi dua jenis ini,” jelasnya.
Said menuturkan, Pemprov Kepri terus berupaya mendorong peningkatan minat nelayan untuk beralih secara bertahap ke budidaya.
Menurutnya, Selain memenuhi kebutuhan ikan, penguatan budidaya perikanan juga untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Menurutnya, stok ikan di laut terbatas, sementara nelayan tangkap terus bertambah, sehingga berdampak pada menurunnya daya tangkap nelayan.

Untuk mengantisipasi itu, perlu ada dorongan agar nelayan tangkap beralih ke budidaya yang minim risiko.
“Sekarang fokus kita ini gimana mendorong nelayan beralih ke perikanan budidaya,” bebernya.
Said menambahkan, untuk mempercepat tumbuh kembang sektor perikanan budidaya, perlu dilakukan penguatan teknis bagi pembudidaya pemula.
“Penguatan teknis seperti pelatihan pembesaran ikan, pelatihan pemberian pakan dan penanganan hama penyakit ikan sehingga melahirkan pembudidaya terampil yang siap dengan lapangan usahanya,” tambahnya.
Penulis: Nuel
