Sijori Today

Pemprov Kepri Perketat Sertifikasi Dapur MBG

Kepala Dinas Kesehatan Kepri, M Bisri dalam wawancara doorstop bersama wartawan di Gedung Daerah Tanjungpinang, Kamis (2/10/2025). F: Sijoritoday.com/ Immanuel Patar Mangaraja Aruan

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan memperketat proses penerapan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) pada dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad melalui Kepala Dinas Kesehatan, M Bisri mengatakan, SLHS untuk memastikan keracunan MBG tidak terulang kembali.

“Dinkes Kabupaten dan Kota membuat rekomendasi SLHS dan cek lapangan,” katanya, Kamis (2/10/2025).

Bisri menjelaskan, dalam penerbitan SLHS, Dinkes Kabupaten dan Kota akan memberikan rekomendasi dan cek kelayakan dapur MBG.

Dapur MBG yang tidak layak, nantinya akan berhenti beroperasi hingga syarat kelayakan dipenuhi.

“Belum ada yang punya (SLHS), masih proses. Kalau yang udah berjalan dipercepat ini penerbitan SLHS. Semua yang beroperasi, sebulan harus siap. Kalau belum layak ya berhenti dulu sampai dia layak,” jelasnya.

Bisri mengungkapkan, setakat ini, terdapat 30 korban keracunan MBG di Kepri.

Pihaknya pun telah mengantongi penyebab keracunan MBG yang nantinya akan dipublikasikan oleh dokter spesialis patologi klinik.

“Hasilnya udah keluar, tapi dibaca dulu sama ahlinya, spesialis patologi klinik,” ungkapnya.

Bisri menambahkan, ke depannya, Dinas Kesehatan hingga Puskesmas akan terlibat aktif mengawasi pelaksanaan MBG.

“Udah ada instruksi dari Menkes, Dinkes hingga Puskesmas di wilayah kerjanya memonitor,” tambahnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura menyampaikan bahwa tiga dapur MBG ditutup sementara akibat temuan keracunan.

“Yang bermasalah ini kami hentikan sementara. Agar mengetahui dimana permasalahannya,” ujarnya.

Ia memastikan, program Asta Cita Presiden Prabowo dapat terealisasi dengan sangat baik di Kepri dan tidak ada lagi kejadian serupa yang terulang.

“Kami dari daerah akan tegak lurus terhadap program. Kami harus memastikan kesehatannya dan higienisnya,” pungkasnya.

Penulis: Nuel

Exit mobile version