BINTAN,SIJORITODAY.com – Kepala BP Bintan, Farid Irfan Siddik bersama dengan timnya didampingi juga seksi Datun Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan serta Dinas PUPR Bintan mengecek progres pekerjaan reservasi ruas jalan dari Simpang Penaga Lintas Barat menuju simpang Lagoi, pusat pariwisata Bintan.
Farid ingin, pekerjaan ini selesai sebelum masa kontrak pekerjaan berakhir selesai. Bahkan, dirinya minta agar selesai lebih awal. “Ya walaupun kita ingin cepat, mutu dan kualitas tetap menjadi prioritas kami,” ungkapnya saat meninjau langsung pekerjaan dilapangan, Kamis (11/6).
Apalagi kata dia, pada Agustus mendatang ada event internasional Tour de Bintan yang mana trek atau lintasan pesepeda akan melewati ruas jalan tersebut. “Ini upaya kita mendukung event internasional yang akan dilaksanakan pada Agustus nanti,” timpalnya.
Laporan dari PPK serta kontraktor pelaksana, Farid optimis pekerjaan bisa selesai lebih awal. Meskipun terkadang cuaca belakangan ini tidak mendukung.
“Kita optimis seminggu sebelumnya sudah open track (Buka jalur),” ujarnya.
Event Tour de Bintan sendiri rencananya akan ditaja pada 21-23 Agustus 2026 mendatang. BP Bintan optimis sebelum tanggal pelaksanaan, seluruh pekerjaan yang terbagi menjadi 3 segmen pekerjaan akan selesai. Bahkan selesai paling lama di Minggu kedua Agustus mendatang.
Ia menjelaskan, pekerjaan dibagi menjadi 3 segmen dengan total anggaran sebesar Rp 46 miliar dengan total panjang jalan mencapai 9 Km lebih, termasuk peningkatan beberapa ruas jalan serta sarana penunjang jalan.
“Laporan dari teman-teman PPK (Panitia Pelaksana Kegiatan), progresnya sudah 35 persen untuk pekerjaan jalan dari Simpang Penaga ke simpang Lagoi. Untuk dari Simpang Lagoi ke Sungai Kecil sudah 70 persen,” terangnya.
Sikap optimis BP Bintan dengan pekerjaan tersebut juga dikuatkan dengan salah satu perusahaan pelaksana kegiatan di segmen pertama.
PT Multi Sindo Internasional sebagai pelaksana kegiatan di segmen pertama yang melakukan pekerjaan reservasi jalan dengan total anggaran Rp 16 miliar mengaku siap menyelesaikan pekerjaan lebih awal.
“Proses timbun sudah hampir siap, nanti kita ukur kepadatannya baru kita cor. Setelah itu nanti kita ukur lagi, baru naik pengaspalan,” kata Edison, dari PT Multi Sindo Internasional.
Dengan kondisi cuaca seperti sekarang ini, memang menjadi kendala. Namun, kendala tersebut bukan satu-satunya penghalang. “Untuk kendala teknis lainnya kita minimalisir, supaya pekerjaan bisa selesai lebih cepat,” ungkapnya. (oxy)
