Sijori Today

Wahyu Wahyudin: Sensus Ekonomi Peta Masa Depan Ekonomi Rakyat

Wahyu Wahyudin, Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau. F:Sijoritoday.com/Evan

BATAM,SIJORITODAY.com – Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Wahyu Wahyudin mengajak masyarakat untuk mengisi Sensus Ekonomi dengan jujur.

Ia mengatakan, Sensus Ekonomi bukan hanya kegiatan pendataan yang dilakukan pemerintah, tapi untuk memotret kondisi riil ekonomi masyarakat.

“Sensus ini adalah kesempatan untuk memotret kondisi riil ekonomi masyarakat sekaligus menjadi kompas dalam menentukan arah pembangunan ekonomi ke depan,” katanya, Rabu (1/7/2026).

Sebagai daerah yang berada di jalur perdagangan internasional, Kepri memiliki peluang besar untuk menjadi pusat industri, logistik, perdagangan, pariwisata, dan ekonomi maritim.

Pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya dinikmati oleh kelompok tertentu. Keberhasilannya harus benar-benar dirasakan oleh pelaku UMKM, nelayan, petani, pedagang pasar, serta masyarakat kecil yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

“Saya mengajak seluruh pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi dengan memberikan data yang benar dan lengkap. Data yang akurat akan menjadi dasar lahirnya kebijakan yang lebih tepat sasaran, mulai dari penyediaan akses permodalan, pelatihan usaha, penguatan koperasi, pembangunan sentra logistik, hingga perluasan lapangan kerja,” ujarnya.

Anggota DPRD Kepri dua periode itu juga berharap hasil Sensus Ekonomi tidak berhenti sebagai laporan statistik.

Data tersebut harus diterjemahkan menjadi kebijakan nyata yang berpihak kepada ekonomi rakyat.

Investasi yang masuk ke Kepri harus memberikan nilai tambah bagi masyarakat lokal, menyerap tenaga kerja daerah, memberdayakan UMKM sebagai rantai pasok industri, serta meningkatkan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir.

“Masa depan Kepri tidak hanya ditentukan oleh besarnya investasi, tetapi juga oleh keberpihakan kebijakan kepada rakyat. Sensus Ekonomi harus menjadi pijakan untuk membangun ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Selain itu, Wahyu juga berpesan agar petugas Sensus Ekonomi memberikan pemahaman kepada masyarakat secara persuasif.

“Saya berpesan agar para petugas memberikan pemahaman kepada masyarakat karena masih ada yang menolak mengisi kuisioner, apalagi soal penghasilan dan utang yang sensitif,” pesannya.

Penulis: Evan
Editor: Nuel

Exit mobile version