TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Nasrul meminta pemerintah mengembalikan kuota solar subsidi untuk nelayan.
Nasrul mengaku menerima laporan nelayan yang mengeluhkan pengurangan kuota solar subsidi.
“Saya menerima laporan dari warga kalau kuota solar mereka dikurangi dari 120 liter menjadi 30 liter,” katanya, Sabtu (18/6/2026).
Nasrul menjelaskan, pengurangan nelayan itu berdampak terhadap aktivitas nelayan menangkap ikan.
“Sangat terdampak. Banyak sekali pengurangan kuotanya,” jelasnya.
Politisi PKS itu pun berharap pemerintah meninjau kembali kebijakan pengurangan kuota solar subsidi untuk nelayan.
“Saya berharap pemerintah mengembalikan kuotanya ke semula yakni 120 liter,” harapnya.
Di tempat terpisah, salah satu nelayan di Tanjungpinang membenarkan adanya pengurangan kuota solar subsidi untuk nelayan itu.
“Benar ada pengurangan, udah lama berlangsung,” ujarnya.
Nelayan itu menuturkan, kuota solar 30 liter hanya dapat digunakan selama 2 hingga 3 hari.
Selain itu, warga juga semakin repot dengan kewajiban mengurus rekomendasi saat kuota 30 liter habis ke Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau.
“Kalau 30 liter itu palingan untuk 2-3 hari. Harapan kami tetap seperti semula 120 liter,” tuturnya.
Penulis: Nuel
