Ilustrasi

‎ANAMBAS,SIJORITODAY.com – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Kepulauan Anambas meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), polusi udara serta peningkatan penyakit sensitif iklim selama musim kemarau 2026.
‎
‎Kewaspadaan ini menindaklanjuti informasi BMKG yang memprediksi musim kemarau 2026 di sejumlah wilayah Indonesia berlangsung lebih panjang dan berpotensi lebih kering dari kondisi normal.
‎
‎BMKG juga memperkirakan peluang fenomena El Nino-Southern Oscillation (ENSO) sekitar 50–60 persen pada semester kedua 2026 yang berpotensi menurunkan curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia.
‎
‎Kondisi kemarau diperkirakan meningkatkan risiko karhutla dan penurunan kualitas udara. Asap karhutla, khususnya partikel halus PM2,5, dapat memicu iritasi mata dan gangguan pernapasan hingga memperburuk asma serta meningkatkan risiko gangguan jantung dan paru-paru.
‎
‎Selain polusi udara, perubahan cuaca, keterbatasan air bersih dan kondisi sanitasi juga berpotensi meningkatkan penyakit sensitif iklim, seperti dengue, malaria, diare, leptospirosis, pneumonia dan penyakit gangguan pernapasan.
‎
‎Dinkes PPKB Anambas meminta puskesmas dan rumah sakit memperkuat deteksi dini, surveilans, edukasi masyarakat serta kesiapsiagaan penanganan kasus penyakit sensitif iklim.
‎
‎Masyarakat juga diimbau memantau kualitas udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat udara tidak sehat, menghindari asap rokok dan sumber polusi, serta menggunakan masker yang mampu menyaring partikel halus PM2,5 bila diperlukan.
‎
‎Kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia dan masyarakat dengan penyakit penyerta diminta mendapat perhatian khusus.
‎
‎Dinkes PPKB Anambas juga meminta setiap kasus penyakit sensitif iklim yang ditemukan segera dilaporkan melalui mekanisme Surveilans Berbasis Kejadian (Event Based Surveillance) dalam waktu kurang dari 24 jam.
‎
‎Pelaporan dapat dilakukan melalui kontak surveilans Dinkes PPKB Anambas di nomor 0813-1639-0230 (Zulfa Widiani) dan 0813-6381-2166 (Satrio Pratama).
‎
‎Dinkes PPKB berharap seluruh fasilitas pelayanan kesehatan dan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan selama musim kemarau 2026 guna mencegah peningkatan kasus penyakit serta dampak kesehatan akibat karhutla dan polusi udara.
‎
‎Penulis: Alex
‎Editor: Nuel
‎

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here